Trump Komentari Upaya Israel Caplok Tepi Barat: Itu Tidak akan Terjadi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 20:59 WIB
loading...
Trump Komentari Upaya...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam wawancara dengan Majalah Time menegaskan kembali apa yang dikatakan Wakil Presiden JD Vance beberapa waktu lalu, bahwa kebijakan tegas AS adalah menentang aneksasi Israel. Pernyataan ini muncul seiring makin gencarnya upaya Israel mencaplok Tepi Barat.

“Itu tidak akan terjadi. Itu tidak akan terjadi. Itu tidak akan terjadi karena saya telah berjanji kepada negara-negara Arab. Dan Anda tidak bisa melakukan itu sekarang,” tegas Trump kepada Time.

“Kami telah mendapat dukungan besar dari Arab. Itu tidak akan terjadi karena saya telah berjanji kepada negara-negara Arab. Itu tidak akan terjadi. Israel akan kehilangan semua dukungannya dari Amerika Serikat jika itu terjadi,” papar Trump.

Kemarin, parlemen Israel mengajukan rancangan undang-undang yang secara resmi menyerukan aneksasi Tepi Barat yang diduduki.

Presiden AS juga mengatakan kepada publikasi tersebut bahwa ia harus menghentikan Perdana Menteri Israel Netanyahu untuk melanjutkan serangan di Gaza.

“Saya menghentikannya, karena dia akan terus melakukannya. Itu bisa berlangsung selama bertahun-tahun,” ungkap Trump.
Dia menjelaskan, "Dan saya berkata kepada Bibi (nama panggilan yang umum digunakan untuk Netanyahu), 'Bibi, kamu tidak bisa melawan dunia. Kamu bisa melawan pertempuran individu, tetapi dunia melawanmu. Dan Israel adalah tempat yang sangat kecil dibandingkan dengan dunia.'"

Ia juga mengatakan serangan Israel terhadap delegasi Hamas di Qatar adalah "kesalahan taktis", yang menyiratkan peristiwa inilah yang memberikan tekanan yang cukup besar kepada Israel untuk membuat mereka menyetujui gencatan senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Berita Terkini
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved