Trump Batalkan Pertemuan dengan Putin Terkait Perang Ukraina, Ini Alasannya
Kamis, 23 Oktober 2025 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Trump tidak menutup kemungkinan untuk mengadakan pembicaraan dengan Moskow di kemudian hari.
"Tetapi kami akan melakukannya [pertemuan puncak] di masa mendatang," ujarnya, tanpa menyebutkan kapan atau di mana pertemuan semacam itu akan berlangsung.
Pernyataan Trump muncul tak lama setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi tambahan terhadap Rusia, dengan alasan kurangnya komitmen serius terhadap proses perdamaian.
Sanksi tersebut menargetkan dua perusahaan minyak terbesar Rusia, Rosneft dan Lukoil, serta anak perusahaan mereka.
Namun, Trump mengakui bahwa dia tidak yakin apakah sanksi baru tersebut akan mengubah sikap Rusia terhadap perangnya di Ukraina.
"Tetapi kami akan melakukannya [pertemuan puncak] di masa mendatang," ujarnya, tanpa menyebutkan kapan atau di mana pertemuan semacam itu akan berlangsung.
Pernyataan Trump muncul tak lama setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi tambahan terhadap Rusia, dengan alasan kurangnya komitmen serius terhadap proses perdamaian.
Sanksi tersebut menargetkan dua perusahaan minyak terbesar Rusia, Rosneft dan Lukoil, serta anak perusahaan mereka.
Namun, Trump mengakui bahwa dia tidak yakin apakah sanksi baru tersebut akan mengubah sikap Rusia terhadap perangnya di Ukraina.
Lihat Juga :