Taktik Baru Rusia Akan Ciptakan Musim Dingin di Ukraina seperti Neraka yang Mematikan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:30 WIB
loading...
A A A
"Kita akan menghadapi musim dingin yang sangat keras," ujar seorang insinyur di perusahaan milik negara yang mengawasi pemulihan pembangkit listrik dan jaringan transmisi kepada Al Jazeera.

Ia berbicara dengan syarat anonim karena tidak berwenang berbicara kepada media.

"Dilihat dari tingkat kerusakannya, kita hampir tidak akan mampu memperbaiki apa yang sedang dihancurkan," tambah insinyur tersebut.

5. Tak Ada Persiapan

Sementara itu, warga Kyiv bersiap menghadapi kekurangan listrik dan pemanas, membeli bensin, power bank, selimut listrik bertenaga baterai, berbagai jenis lampu isi ulang, atau membentangkan karangan bunga Natal — yang bersinar, memberikan sedikit cahaya saat pemadaman listrik — jauh sebelum musim liburan.

Banyak yang bahkan mengabaikan peraturan pencegahan kebakaran dengan memasang tungku kayu di apartemen mereka.

Presiden Rusia Vladimir Putin "tidak akan mengejutkan kita seperti yang dilakukannya tiga tahun lalu", ujar Olena Korotych, seorang ibu dua anak, kepada Al Jazeera di luar sebuah supermarket, tempat ia sedang membeli senter.

Di SPBU, para karyawan mengangguk penuh pengertian saat membantu mengisi tabung – sesuatu yang dilarang di banyak negara.

Satu halte bus dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi 5, Arslan Atamuradov, seorang migran dari Tajikistan, kini menggunakan tabung gas alam tersebut untuk menyalakan panggangan berkilauan di kios shawarma miliknya, alih-alih listrik yang dulu ia andalkan.

"Semuanya kami gunakan gas [alam]," kata Atamuradov. "Kalau tidak, pengeluaran kami akan berlipat ganda."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
Jenderal Ukraina Akui...
Jenderal Ukraina Akui Serangan di Kursk Rusia Gagal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved