3 Fakta Israel Langgar Gencatan Senjata, dari Serangan Udara hingga Kuasai 50 Persen Wilayah Gaza

Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:45 WIB
loading...
A A A
Sayap militer Hamas membantah mengetahui adanya bentrokan di wilayah Rafah.

Dalam pernyataannya, Brigade al-Qassam mengatakan: "Kontak dengan kelompok-kelompok kami yang tersisa di sana telah terputus sejak dimulainya kembali perang pada bulan Maret tahun ini.

"Oleh karena itu, kami tidak memiliki hubungan apa pun dengan peristiwa apa pun yang terjadi di wilayah tersebut, dan kami tidak dapat berkomunikasi dengan pejuang kami di sana, jika ada di antara mereka yang masih hidup."

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan dua tentara - Mayor Yaniv Kola dan Sersan Itay Yavetz - tewas dalam "insiden tragis di Rafah".

Kantornya sebelumnya mengatakan Netanyahu telah bertemu dengan para pejabat tinggi pertahanan dan menginstruksikan mereka "untuk bertindak tegas terhadap target-target teroris di Jalur Gaza".

Warga yang tinggal di selatan Rumah Sakit Eropa di dekatnya mengatakan serangan itu disertai dengan tembakan artileri, dengan ledakan yang mengguncang sebagian Rafah.

Baca Juga: Hanya Butuh Waktu 4 Menit, Perhiasan Tak Ternilai Harganya Dicuri di Museum Louvre Prancis

2. Israel Melancarkan Serangan Udara

Warga juga melaporkan setidaknya 12 serangan udara di Khan Younis timur, bagian dari apa yang digambarkan orang-orang sebagai "sabuk api".

Serangan tersebut menyebabkan kepulan asap membubung di atas kota dan menyebabkan kepanikan di antara keluarga-keluarga pengungsi yang berlindung di dekatnya.

Di Gaza tengah, seorang dokter di Rumah Sakit al-Aqsa mengatakan sembilan jenazah dibawa setelah dua serangan terpisah menghantam sebuah kafe kecil di tepi pantai di sebuah tenda di al-Zawaida dan sebuah bangunan di Nuseirat.

Saksi mata mengatakan kepada BBC bahwa bola-bola api besar menerangi pantai dan ledakan-ledakan sekunder yang kuat bergema saat ambulans dan tim penyelamat bergegas ke lokasi kejadian.

Enam dari mereka yang tewas dalam serangan al-Zawaida adalah anggota Brigade al-Qassam, kata sumber-sumber lokal.

Di antara mereka adalah Yahya al-Mabhouh, komandan unit elit Hamas di Batalyon Jabalia, yang kematiannya menandai salah satu kerugian paling signifikan kelompok tersebut sejak gencatan senjata dimulai.

Secara terpisah, seorang dokter di Rumah Sakit Al-Awda di Nuseirat mengatakan empat jenazah dibawa setelah serangan udara Israel menghantam sebuah sekolah yang menampung keluarga-keluarga pengungsi.

Dokter tersebut mengatakan korban termasuk beberapa perempuan dan anak-anak.

Warga Palestina yang terluka, termasuk anak-anak, dibawa ke rumah sakit di Kota Gaza setelah serangan udara Israel pada hari Minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
5 Alasan Gencatan Senjata...
5 Alasan Gencatan Senjata Tidak akan Menghentikan Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved