Eks Panglima Militer Inggris: Ukraina Tak Akan Menang Perang Melawan Rusia!

Senin, 20 Oktober 2025 - 07:48 WIB
loading...
Eks Panglima Militer...
Mantan Panglima Angkatan Bersenjata Inggris, Field Marshal David Richards, sebut Ukraina tidak akan menang perang melawan Rusia. Foto/Layanan Darurat Negara Ukraina
A A A
LONDON - Mantan Panglima Angkatan Bersenjata Inggris, Field Marshal David Richards, mengatakan Ukraina tidak akan menang perang melawan Rusia. Untuk itu, dia mendesak Kyiv untuk merundingkan persyaratan perdamaian dengan Moskow.

Menurut Richards, Kyiv tidak akan mampu mengusir tentara Presiden Vladimir Putin dari Ukraina tanpa bantuan pasukan NATO—yang tidak akan terlibat di lapangan.

Richards, yang dipromosikan ke pangkat "bintang lima" paling senior di militer Inggris awal tahun ini dan memimpin pasukan NATO selama penambahan pasukan di Afghanistan, mengatakan sekutu Ukraina telah mengecewakan Kyiv.

Baca Juga: Apa Itu Rudal Tomahawk AS dan Mengapa Ukraina Sangat Menginginkannya?

"Apa yang telah kami lakukan dalam kasus Ukraina adalah mendorong Ukraina untuk berperang, tetapi tidak memberi mereka sarana untuk menang," kata mantan kepala staf pertahanan Inggris itu kepada podcast "World of Trouble" milik The Independent.

Merefleksikan peluang keberhasilan Ukraina melawan Rusia, dia berkata: "Menurut saya mereka tidak akan menang."

“Tidak bisa menang, bahkan dengan sumber daya yang tepat?” tanyanya. “Tidak,” jawabnya.

Didesak menjelaskan lebih lanjut oleh The Independent, dia ditanya: “Bahkan dengan sumber daya yang tepat?”

“Tidak, mereka tidak punya tenaga,” kata mantan komandan militer Inggris tersebut, yang dilansir Senin (20/10/2025).

Komentar Richards muncul setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky terbang ke Washington DC untuk bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump guna membujuknya agar memberikan rudal jelajah Tomahawk kepada Ukraina.

Perang Rusia-Ukraina kini telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun, dengan keuntungan tambahan di masing-masing pihak karena konflik semakin sering dimainkan melalui perang drone.

Namun, rencana Zelensky untuk menekan Trump tampaknya telah digagalkan oleh Putin, yang berbicara kepada Trump beberapa jam sebelum pertemuannya di Gedung Putih dengan pemimpin Ukraina tersebut.

Pada konferensi pers yang ramai, Trump tampak enggan menyerahkan rudal Tomahawk, namun tetap mempertahankan nada ramah kepada Zelensky—yang memang sangat berbeda dari kondisinya pada bulan Februari. Presiden AS menekankan kebutuhan negaranya sendiri untuk mempertahankan persediaan misil tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved