Hamas Tunjuk Kandidat Independen untuk Pimpin Gaza

Senin, 20 Oktober 2025 - 04:40 WIB
loading...
Hamas Tunjuk Kandidat...
Hamas tunjuk kandidat independen untuk pimpin Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Seorang pejabat senior Hamas Mohammed Nazal mengatakan bahwa gerakan perlawanan Palestina telah mengajukan daftar nama lebih dari 40 "tokoh nasional independen". Umumnya kandidat tersebut dipilih sebuah badan teknokratis dapat dipilih untuk menangani pemerintahan Jalur Gaza.

Mohammed Nazal menyampaikan pernyataan tersebut kepada jaringan televisi Al Jazeera Qatar dalam sebuah wawancara pada hari Sabtu.

Ia menekankan bahwa komite teknokratis yang diusulkan bertujuan untuk meningkatkan manajemen dan tata kelola kemanusiaan di Gaza di tengah tantangan yang sedang berlangsung.

Awal bulan ini, kelompok tersebut sepakat untuk menyerahkan pemerintahan Gaza kepada badan Palestina dalam perundingan tidak langsung di Mesir, yang diadakan berdasarkan proposal yang diajukan oleh Donald Trump.

Melansir Press TV, gagasan tentang keamanan pascaserangan merupakan harapan yang menghidupkan kembali, namun beban perjanjian masa lalu yang belum terpenuhi dan hidup dalam pengepungan membuat banyak warga Gaza merasa waspada.

Baca Juga: 2.500 Gerakan No Kings 2 Gelar Protes di AS, Ada Apa Gerangan?

Presiden AS mengatakan rencana tersebut bertujuan untuk mengakhiri genosida yang telah berlangsung lebih dari dua tahun oleh rezim terhadap wilayah Palestina.

Nazal juga membahas ketentuan lain yang disepakati selama negosiasi oleh Hamas, yaitu pembebasan tawanan Israel bersama dengan tahanan Palestina.

Ia merujuk pada komitmen Hamas yang telah memulangkan semua tawanan yang masih hidup, dan menggarisbawahi bahwa Hamas juga berkomitmen untuk memulangkan mereka yang telah meninggal.

“Kami tetap berkomitmen untuk memulangkan jenazah para korban yang kami miliki,” kata pejabat itu.

Para pejabat Israel telah menyalahkan, apa yang mereka sebut, penolakan Hamas untuk memulangkan semua jenazah, sementara Hamas telah menggarisbawahi bahwa puing-puing besar akibat genosida telah menyulitkan Hamas untuk menemukan beberapa jenazah.

Pejabat Hamas tersebut juga menyoroti kebutuhan mendesak akan alat berat dan tim khusus untuk mengevakuasi jenazah warga Palestina yang terjebak di bawah reruntuhan.

Pejabat tersebut juga mengecam upaya untuk menekan warga Palestina melalui penutupan terus-menerus perlintasan Rafah di Gaza selatan, dan mendesak para mediator untuk meminta pertanggungjawaban Tel Aviv dan memastikan perlintasan tersebut dibuka kembali sesuai dengan ketentuan perjanjian sebelumnya.

Ia juga menyatakan kesediaan kelompok tersebut untuk memasuki tahap kedua dari proposal gencatan senjata, setelah kewajiban tahap pertama dipenuhi.

Pejabat tersebut mengaitkan penundaan tersebut dengan hambatan politik oleh otoritas Israel.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved