Meski Banyak Pelanggaran yang Dilakukan Israel, Hamas Minta Implementasi Gencatan Senjata Dilanjutkan
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Gerakan tersebut menekankan perlunya "segera" menyelesaikan pembentukan komite dukungan komunitas, yang terdiri dari kelompok independen yang telah disepakati secara nasional, agar komite tersebut dapat memulai pekerjaannya dalam mengelola Jalur Gaza dan menyelesaikan penarikan pasukan Israel dari wilayah yang disepakati.
Hamas juga menyerukan upaya berkelanjutan untuk "menuntut mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan perang dan membawa mereka ke pengadilan, serta terus melanjutkan boikot dan isolasi Israel dan para pemimpinnya di arena internasional."
Hamas membebaskan 20 sandera Israel yang masih hidup dan menyerahkan jenazah 10 tawanan lainnya dengan imbalan hampir 2.000 tahanan Palestina berdasarkan perjanjian gencatan senjata.
Kesepakatan tersebut dicapai antara Israel dan Hamas pekan lalu, berdasarkan rencana yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump. Tahap pertama mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina. Rencana tersebut juga mencakup pembangunan kembali Gaza dan pembentukan mekanisme pemerintahan baru tanpa Hamas.
Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan hampir 68.000 warga Palestina di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan membuat wilayah tersebut sebagian besar tidak layak huni.
Hamas juga menyerukan upaya berkelanjutan untuk "menuntut mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan perang dan membawa mereka ke pengadilan, serta terus melanjutkan boikot dan isolasi Israel dan para pemimpinnya di arena internasional."
Hamas membebaskan 20 sandera Israel yang masih hidup dan menyerahkan jenazah 10 tawanan lainnya dengan imbalan hampir 2.000 tahanan Palestina berdasarkan perjanjian gencatan senjata.
Kesepakatan tersebut dicapai antara Israel dan Hamas pekan lalu, berdasarkan rencana yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump. Tahap pertama mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan tahanan Palestina. Rencana tersebut juga mencakup pembangunan kembali Gaza dan pembentukan mekanisme pemerintahan baru tanpa Hamas.
Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan hampir 68.000 warga Palestina di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan membuat wilayah tersebut sebagian besar tidak layak huni.
(ahm)
Lihat Juga :