Brigade Qassam Klaim Bunuh Pasukan Israel di Gaza Selatan, Rafah Masih Ditutup Israel

Jum'at, 17 Oktober 2025 - 16:12 WIB
loading...
Brigade Qassam Klaim...
Perlintasan Rafah terlihat dari sisi Mesir. Foto/anadolu
A A A
GAZA - Sayap bersenjata Hamas mengatakan setelah para pejuangnya kembali dari garis depan, mereka mengonfirmasi "ledakan alat peledak anti-tank di satu kendaraan Hummer, yang menewaskan dan melukai tentara musuh di wilayah Qizan al-Najjar".

Pernyataan di Telegram menyebutkan kelompok tersebut juga menargetkan buldoser militer D9 dengan ranjau darat peledak di wilayah as-Sikka, selatan Khan Younis, di Gaza selatan.

Pernyataan tersebut tidak menyebutkan kapan serangan ini terjadi.

Sementara itu, Israel tidak bekerja sama dalam pencarian jenazah tawanan. Pemerintah Israel tetap pada pendiriannya, menuduh Hamas mengetahui keberadaan jenazah para tawanan, menolak atau menunda pengambilan jenazah tersebut, dan hal itu memicu kemarahan dan tekanan di dalam negeri Israel.

Namun di sisi lain, semua orang tahu bahwa ini akan menjadi tugas yang sulit. Faktanya, ketika tentara Israel meledakkan berton-ton bahan peledak untuk meratakan seluruh lingkungan dan komunitas, ada peringatan bahwa hal ini akan mempersulit pencarian jenazah tawanan Israel, dan itulah yang Anda saksikan.

Israel juga tidak bekerja sama dengan negara-negara yang memberikan bantuan untuk kemungkinan mencari jenazah tersebut.

Turki, misalnya, siap mengirimkan 81 ahli untuk pencarian jenazah, dan Israel belum mengizinkannya masuk. Israel juga tidak mengizinkannya menyediakan peralatan yang mungkin dapat memfasilitasi hal tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved