Kolonel Pasukan Khusus Dilantik Jadi Presiden Madagaskar

Jum'at, 17 Oktober 2025 - 08:13 WIB
loading...
Kolonel Pasukan Khusus...
Kolonel Michael Randrianirina (tengah) dilantik jadi presiden Madagaskar. Foto/semafor
A A A
ANTANANARIVO - Pemimpin militer baru Madagaskar Kolonel Michael Randrianirina, yang berkuasa berkat pemberontakan rakyat, mengumumkan ia akan dilantik sebagai presiden negara tersebut. Dia menentang keputusan Uni Afrika (AU) yang menangguhkan keanggotaan negara kepulauan tersebut setelah kudeta.

Militer merebut kekuasaan, memaksa Presiden Andry Rajoelina meninggalkan negara itu pekan lalu.

Kolonel Michael Randrianirina mengumumkan pada Rabu malam (15/10/2025) bahwa ia akan mengambil sumpah sebagai pemimpin baru negara itu pada hari Jumat, dengan mengatakan Mahkamah Konstitusi Tinggi akan memimpin upacara tersebut.

“Kolonel Michael Randrianirina akan dilantik sebagai Presiden untuk Reformasi Republik Madagaskar dalam sidang resmi,” ungkap bunyi pernyataan tersebut.

Pengumuman ini semakin memperburuk krisis konstitusional negara tersebut, karena Rajoelina menolak melepaskan jabatannya sebagai presiden dan sebelumnya memerintahkan pembubaran Majelis Nasional.

Ia juga menuduh majelis tersebut berkolusi dengan Randrianirina untuk melancarkan pengambilalihan kekuasaan oleh militer.

Dalam pernyataan kepada kantor berita AFP pada Rabu malam, Rajoelina mengatakan ia meninggalkan negara itu antara 11 dan 12 Oktober setelah "ancaman eksplisit dan sangat serius dilontarkan terhadap nyawa Kepala Negara".

Menurut laporan berita, Rajoelina dievakuasi pada hari Minggu dengan pesawat militer Prancis.

Pada hari Senin, Rajoelina mengatakan ia telah berlindung di "tempat aman" tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Rajoelina tetap bungkam tentang kemungkinan kembali ke negara itu.

Randrianirina sebelumnya mengatakan militer telah mengambil alih kekuasaan dan membubarkan semua lembaga kecuali Majelis Nasional.

Ia juga mengatakan komite yang dipimpin oleh militer akan memerintah hingga dua tahun bersama pemerintahan transisi sebelum menyelenggarakan pemilihan umum baru.

Pelengseran mantan pemimpin tersebut menyusul protes mematikan "Gen-Z" selama berminggu-minggu, yang awalnya meletus karena kekurangan listrik dan air, dan berkembang menjadi krisis paling serius yang dihadapi negara dan pemerintahan Rajoelina selama bertahun-tahun.

Randrianirina adalah seorang komandan di unit tentara elit CAPSAT yang memainkan peran kunci dalam kudeta 2009, yang membawa Rajoelina ke tampuk kekuasaan, tetapi ia membelot darinya pekan lalu, mendesak tentara untuk tidak menembaki para pengunjuk rasa.

Madagaskar adalah negara terbaru dari beberapa bekas koloni Prancis yang jatuh di bawah kendali militer sejak 2020, setelah kudeta di Mali, Burkina Faso, Niger, Gabon, dan Guinea.

Pada hari Rabu, Uni Afrika menangguhkan keanggotaan Madagaskar dengan segera setelah kudeta, dan menyerukan pemulihan pemerintahan yang dipimpin sipil serta pemilihan umum.

Penghentian keanggotaan oleh blok beranggotakan 55 negara ini memiliki bobot politik dan dapat mengisolasi kepemimpinan baru negara tersebut.

Baca juga: Tentara Israel Ungkap Hamas Memberinya Taurat dan Alat Ibadah selama Penahanannya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Israel Bombardir Lebanon,...
Israel Bombardir Lebanon, Komandan Pasukan Elite Hizbullah Tewas
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
3 Opsi Militer Trump...
3 Opsi Militer Trump untuk Iran: Hujan Bom, Rebut Selat Hormuz, Ambil Uranium!
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Iran Bantah Luncurkan...
Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi
Rekomendasi
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved