Siapkan Invasi Darat, Trump Izinkan Operasi CIA untuk Gulingkan Pemerintahan Venezuela

Kamis, 16 Oktober 2025 - 11:25 WIB
loading...
A A A
Ia kemudian menambahkan: "Tapi saya pikir Venezuela sedang memanas."

Tanggapan Trump, yang terkadang bertele-tele, menyentuh klaimnya yang sering diulang-ulang tentang Venezuela.

Sejak menjabat untuk periode kedua, Trump telah berupaya mengambil alih kekuasaan masa perang — menggunakan undang-undang seperti Undang-Undang Musuh Asing tahun 1798 — dengan menuduh Venezuela telah mendalangi "invasi" migran dan kelompok kriminal ke wilayah AS.

Namun, ia hanya memberikan sedikit bukti untuk pernyataannya, dan pernyataannya telah dilemahkan oleh penilaian komunitas intelijennya sendiri.

Pada bulan Mei, misalnya, sebuah laporan AS yang telah dideklasifikasi mengungkapkan bahwa pejabat intelijen tidak menemukan bukti yang secara langsung menghubungkan Maduro dengan kelompok kriminal seperti Tren de Aragua, seperti yang dituduhkan Trump.

Namun, pada hari Rabu, Trump meninjau kembali klaim tak berdasar bahwa Venezuela di bawah Maduro telah mengirim tahanan dan orang-orang dengan kondisi kesehatan mental untuk mengganggu stabilitas AS.

"Banyak negara telah melakukannya, tetapi tidak seperti Venezuela. Mereka sangat terpuruk," kata Trump.

Otorisasi operasi CIA di Venezuela merupakan indikasi terbaru bahwa Trump telah menandatangani proklamasi rahasia untuk meletakkan dasar bagi aksi mematikan di luar negeri, meskipun secara terbuka menegaskan bahwa ia menginginkan perdamaian global.

Pada bulan Agustus, misalnya, sumber anonim mengatakan kepada media AS bahwa Trump juga telah menandatangani perintah yang mengizinkan militer AS untuk mengambil tindakan terhadap kartel perdagangan narkoba dan jaringan kriminal Amerika Latin lainnya.

Dan pada bulan Oktober, terungkap bahwa Trump telah mengirimkan memo kepada Kongres AS yang menegaskan bahwa negara tersebut berada dalam "konflik bersenjata non-internasional" dengan kartel-kartel tersebut, yang ia sebut sebagai "kombatan ilegal".

Banyak kelompok semacam itu, termasuk Tren de Aragua, juga telah ditambahkan ke dalam daftar "organisasi teroris asing" AS, meskipun para ahli menunjukkan bahwa label tersebut saja tidak memberikan dasar hukum untuk aksi militer.

Meskipun demikian, AS di bawah Trump telah mengambil serangkaian tindakan militer yang meningkat, termasuk dengan melakukan beberapa serangan rudal terhadap kapal-kapal kecil di lepas pantai Venezuela.

Setidaknya lima serangan udara yang diketahui telah dilakukan terhadap kapal-kapal sejak 2 September, menewaskan 27 orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved