Israel Pangkas Bantuan ke Gaza, Trump Ancam Pelucutan Senjata Hamas dengan Kekerasan
Rabu, 15 Oktober 2025 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Hamas Berkomitmen Memulangkan Jenazah Tawanan
Seorang sumber senior Hamas mengatakan kepada MEE bahwa Israel bertanggung jawab atas keterlambatan dalam menemukan dan memulangkan jenazah tawanan yang masih hilang di Gaza.
Sumber tersebut mengatakan Hamas telah menjelaskan kepada Israel selama negosiasi bahwa skala serangan Israel akan menyulitkan pencarian jenazah tawanan yang tewas dengan cepat.
“Mereka menjelaskan selama negosiasi bahwa waktu dan upaya besar akan dibutuhkan setelah penarikan pasukan pendudukan Israel, untuk mengumpulkan informasi tentang jenazah-jenazah tersebut,” ungkap sumber tersebut.
Sumber tersebut mengatakan skala penghancuran yang dilakukan Israel telah mengubah “geografi wilayah tersebut”, sehingga “sangat sulit” untuk mengidentifikasi lokasi jenazah para tawanan. Sumber tersebut menambahkan, terlepas dari upaya Israel yang tidak beritikad baik, Hamas berkomitmen penuh memulangkan jenazah para tawanan.
Tidak ada tawanan yang masih hidup di Gaza. Hamas pada hari Senin membebaskan 20 tawanan yang tersisa, serta jenazah empat tawanan yang tewas.
Total dua puluh delapan tawanan yang tewas akan diserahkan sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.
PBB mengatakan pada hari Selasa bahwa Israel perlu segera membuka Rafah.
“Kita perlu semua penyeberangan dibuka. Semakin lama Rafah ditutup, semakin panjang penderitaan warga Gaza, terutama mereka yang mengungsi di selatan,” ujar juru bicara PBB Ricardo Pires.
Baca juga: Palang Merah Terima 45 Jenazah Tahanan Palestina dari Israel
(sya)
Lihat Juga :