Kirim Sinyal Antisipasi Invasi Rusia, NATO Gelar Latihan Perang Nuklir
Selasa, 14 Oktober 2025 - 07:19 WIB
loading...
A
A
A
Para pejabat Rusia menuduh negara-negara Eropa Barat bersatu dalam apa yang disebut oleh ajudan Kremlin, Yury Ushakov, sebagai "kegilaan anti-Rusia" kolektif. Ushakov mengatakan kawasan tersebut telah berbicara dengan nada "sangat agresif dan sangat negatif" terhadap Moskow sambil menyebarkan "kebohongan yang berani" tentang hal itu.
Awal bulan ini, Presiden Vladimir Putin mengatakan Eropa Barat telah "menimbulkan histeria" tentang dugaan ancaman perang dengan Rusia, menyebut kekhawatiran tersebut sebagai "mantra omong kosong" dan mendesak para pemimpin di kawasan tersebut untuk berfokus pada isu-isu domestik.
Putin juga menganjurkan perpanjangan kendali senjata nuklir, mendesak AS untuk menyetujui perpanjangan perjanjian New START 2010 selama satu tahun lagi dan menahan diri dari mengambil langkah-langkah yang dapat merusak keseimbangan yang ada.
Sebelumnya, anggota parlemen Finlandia akan melakukan latihan bawah tanah bulan depan untuk berlatih bekerja dalam kondisi perang, demikian dilaporkan media lokal. Para pejabat Barat semakin waspada terhadap apa yang mereka sebut sebagai ancaman dari Rusia. Moskow telah berulang kali membantah memiliki niat bermusuhan terhadap negara-negara NATO atau Uni Eropa.
Wakil Ketua Pertama Parlemen Finlandia, Paula Risikko, mengatakan kepada media Uutissuomalainen bahwa latihan mendatang, yang akan menjadi yang pertama dari jenisnya, didorong oleh "perubahan situasi keamanan" di tengah konflik di Ukraina.
Tempat perlindungan tempat latihan akan diadakan terletak di ruang bawah tanah gedung parlemen, kata Risikko. Fasilitas tersebut mencakup ruang sidang darurat tempat para anggota parlemen dapat bertemu dalam keadaan luar biasa, seperti masa perang.
Latihan tersebut dijadwalkan berlangsung pada bulan November, dengan tanggal pastinya akan diumumkan kemudian, menurut media tersebut.
Awal bulan ini, Presiden Vladimir Putin mengatakan Eropa Barat telah "menimbulkan histeria" tentang dugaan ancaman perang dengan Rusia, menyebut kekhawatiran tersebut sebagai "mantra omong kosong" dan mendesak para pemimpin di kawasan tersebut untuk berfokus pada isu-isu domestik.
Putin juga menganjurkan perpanjangan kendali senjata nuklir, mendesak AS untuk menyetujui perpanjangan perjanjian New START 2010 selama satu tahun lagi dan menahan diri dari mengambil langkah-langkah yang dapat merusak keseimbangan yang ada.
Sebelumnya, anggota parlemen Finlandia akan melakukan latihan bawah tanah bulan depan untuk berlatih bekerja dalam kondisi perang, demikian dilaporkan media lokal. Para pejabat Barat semakin waspada terhadap apa yang mereka sebut sebagai ancaman dari Rusia. Moskow telah berulang kali membantah memiliki niat bermusuhan terhadap negara-negara NATO atau Uni Eropa.
Wakil Ketua Pertama Parlemen Finlandia, Paula Risikko, mengatakan kepada media Uutissuomalainen bahwa latihan mendatang, yang akan menjadi yang pertama dari jenisnya, didorong oleh "perubahan situasi keamanan" di tengah konflik di Ukraina.
Tempat perlindungan tempat latihan akan diadakan terletak di ruang bawah tanah gedung parlemen, kata Risikko. Fasilitas tersebut mencakup ruang sidang darurat tempat para anggota parlemen dapat bertemu dalam keadaan luar biasa, seperti masa perang.
Latihan tersebut dijadwalkan berlangsung pada bulan November, dengan tanggal pastinya akan diumumkan kemudian, menurut media tersebut.
Lihat Juga :