Siapa Saja Tawanan Israel yang akan Dibebaskan Hamas?
Senin, 13 Oktober 2025 - 12:13 WIB
loading...
Warga Palestina berkumpul di Kompleks Medis Nasser di Khan Younis, Gaza selatan, pada hari Minggu untuk menuntut Israel membebaskan dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Foto/Abdallah FS Alattar/Anadolu
A
A
A
GAZA - Hamas telah merilis nama-nama tawanan Israel yang akan mereka bebaskan hari ini. Menurut daftar yang diterbitkan Hamas, tawanan yang akan dibebaskan hari ini antara lain Elkana Bohbot, Matan Angrest, Avinatan Or, Yosef-Haim Ohana, Alon Ohel, Evyatar Davud, Guy Gilboa-Dalal, Rom Braslavski, serta si kembar Gali dan Ziv Berman.
Mereka juga termasuk Eitan Mor, Segev Kalfon, Maxim Herkin, Eitan Horn, Bar Kupershtein, Omri Miran, serta saudara David Cunio dan Ariel Cunio.
Tentara Israel Nimrod Cohen dan Matan Zangauker juga ada dalam daftar.
Hamas mengatakan Marwan Barghouti tidak ada dalam daftar tawanan Palestina yang akan dibebaskan Israel.
Ada pemimpin lain, Ahmad Saadat, pemimpin Front Populer untuk Pembebasan Palestina. Ia tampaknya tidak disetujui oleh Hamas.
Barghouti sangat penting. Seseorang yang ditangkap pada tahun 2002. Dihukum, dijatuhi lima hukuman seumur hidup, ditambah 40 tahun setelah hukuman tersebut pada tahun 2004 karena merencanakan serangan yang menewaskan lima warga Israel.
Sementara itu, saat berita ini dirilis, bus-bus ICRC telah tiba di penjara militer Israel di Ofer, di mana mereka diperkirakan akan menjemput 108 tahanan Palestina yang akan dibebaskan ke Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki.
Sebanyak 142 tahanan Palestina lainnya diperkirakan akan dibebaskan dari penjara Ktziāot di Negev untuk pergi ke Gaza atau ke pengasingan.
Selain itu, Presiden Israel Isaac Herzog akan memberi tahu Presiden AS Donald Trump tentang keputusannya untuk menganugerahkan penghargaan sipil tertinggi kepada pemimpin AS tersebut setibanya di negara itu hari ini, menurut media lokal.
Herzog mengatakan penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas "dukungan teguh" Trump terhadap Israel, termasuk Perjanjian Abraham, perjanjian gencatan senjata "bersejarah", pembebasan tawanan Israel, serta serangan AS terhadap Iran.
Herzog akan memberi tahu Trump tentang keputusan tersebut dalam pertemuan mereka pada hari Senin di parlemen Israel, Knesset, menurut The Jerusalem Post dan Ynet News.
Trump juga diperkirakan akan berpidato di hadapan parlemen Israel pada hari Senin.
Baca juga: Menuju Israel, Trump Tegaskan Perang Gaza Berakhir
Mereka juga termasuk Eitan Mor, Segev Kalfon, Maxim Herkin, Eitan Horn, Bar Kupershtein, Omri Miran, serta saudara David Cunio dan Ariel Cunio.
Tentara Israel Nimrod Cohen dan Matan Zangauker juga ada dalam daftar.
Hamas mengatakan Marwan Barghouti tidak ada dalam daftar tawanan Palestina yang akan dibebaskan Israel.
Ada pemimpin lain, Ahmad Saadat, pemimpin Front Populer untuk Pembebasan Palestina. Ia tampaknya tidak disetujui oleh Hamas.
Barghouti sangat penting. Seseorang yang ditangkap pada tahun 2002. Dihukum, dijatuhi lima hukuman seumur hidup, ditambah 40 tahun setelah hukuman tersebut pada tahun 2004 karena merencanakan serangan yang menewaskan lima warga Israel.
Sementara itu, saat berita ini dirilis, bus-bus ICRC telah tiba di penjara militer Israel di Ofer, di mana mereka diperkirakan akan menjemput 108 tahanan Palestina yang akan dibebaskan ke Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki.
Sebanyak 142 tahanan Palestina lainnya diperkirakan akan dibebaskan dari penjara Ktziāot di Negev untuk pergi ke Gaza atau ke pengasingan.
Selain itu, Presiden Israel Isaac Herzog akan memberi tahu Presiden AS Donald Trump tentang keputusannya untuk menganugerahkan penghargaan sipil tertinggi kepada pemimpin AS tersebut setibanya di negara itu hari ini, menurut media lokal.
Herzog mengatakan penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas "dukungan teguh" Trump terhadap Israel, termasuk Perjanjian Abraham, perjanjian gencatan senjata "bersejarah", pembebasan tawanan Israel, serta serangan AS terhadap Iran.
Herzog akan memberi tahu Trump tentang keputusan tersebut dalam pertemuan mereka pada hari Senin di parlemen Israel, Knesset, menurut The Jerusalem Post dan Ynet News.
Trump juga diperkirakan akan berpidato di hadapan parlemen Israel pada hari Senin.
Baca juga: Menuju Israel, Trump Tegaskan Perang Gaza Berakhir
(sya)
Lihat Juga :