Rudal Patriot Buatan AS Mandul dan Tak Mampu Cegat Misil Rusia

Minggu, 12 Oktober 2025 - 14:17 WIB
loading...
Rudal Patriot Buatan...
Rudal Patriot manduk dan tak mampu ceta misil Rusia. Foto/X/@CriticerX
A A A
KIEV - Sistem pertahanan udara Patriot buatan AS di Kiev terbukti semakin tidak efektif dalam menangkis serangan rudal Rusia . Itu diklaim mantan Wakil Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina, Igor Romanenko.

Sistem rudal pertama tiba di Ukraina pada April 2023 dan telah dipasok oleh sejumlah negara NATO, termasuk Amerika Serikat, Jerman, dan Belanda.

Kiev tidak "memiliki banyak baterai Patriot," dan efektivitas baterai yang dimilikinya telah "turun dari 42% menjadi 6%" baru-baru ini, kata pensiunan letnan jenderal tersebut kepada Espreso TV Ukraina pada hari Jumat.

Romanenko mengaitkan perkembangan ini dengan peningkatan perangkat lunak yang telah dilakukan militer Rusia pada rudal Iskander-nya, yang dilaporkan telah meningkatkan kecepatan dan kemampuan manuvernya saat mendekati target.

BacaJuga: Para Tahanan Palestina Dipindahkan ke 2 Penjara Israel Jelang Pembebasan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved