Pemulihan Gaza akan Memakan Waktu Beberapa Generasi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 12:31 WIB
loading...
Pemulihan Gaza akan...
Warga Palestina kembali ke rumah mereka di Kota Gaza yang hancur akibat serangan Israel. Foto/Abdalhkem Abu Riash/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Israel harus segera mengizinkan pengiriman tenda dan bantuan ke Jalur Gaza karena warga Palestina yang terlantar yang kembali ke utara wilayah yang dibombardir mendapati rumah dan lingkungan mereka hancur. Pernyataan itu diungkap seorang pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Balakrishnan Rajagopal, pelapor khusus PBB untuk hak atas perumahan yang layak, mengatakan warga hanya menemukan puing-puing di daerah-daerah yang pasukan Israel telah ditarik di Gaza utara.

“Dampak psikologis dan trauma sangat mendalam, dan itulah yang kami saksikan saat ini ketika orang-orang kembali ke Gaza utara,” ujarnya kepada Al Jazeera dalam wawancara pada hari Sabtu (11/10/2025).

Puluhan ribu warga Palestina telah mengalir kembali ke utara Gaza setelah pasukan Israel mundur pada hari Jumat sebagai bagian dari gencatan senjata antara Israel dan Hamas untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung selama dua tahun.

Warga Palestina di seluruh wilayah kantong pantai menyambut baik penangguhan pemboman Israel, yang telah menewaskan lebih dari 67.700 orang sejak Oktober 2023 dan menjerumuskan Gaza ke dalam krisis kemanusiaan.

PBB memperkirakan 92% dari seluruh bangunan tempat tinggal di Gaza telah rusak atau hancur sejak perang dimulai, dan ratusan ribu warga Palestina yang mengungsi terpaksa tinggal di tenda-tenda dan tempat penampungan darurat lainnya.

Rajagopal mencatat tenda dan karavan seharusnya dikirim ke Gaza selama gencatan senjata awal tahun ini, tetapi "hampir tidak ada" yang diizinkan masuk karena blokade ketat Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Berita Terkini
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved