Trump dan Sisi akan Pimpin KTT Gaza di Mesir pada Hari Senin

Minggu, 12 Oktober 2025 - 07:11 WIB
loading...
Trump dan Sisi akan...
Warga kembali ke wilayah mereka yang telah dihancurkan Israel di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
KAIRO - Donald Trump dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi akan memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) internasional untuk membahas usulan presiden Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang Israel di Gaza di Sharm el-Sheikh pada hari Senin (13/10/2025).

Pertemuan tersebut akan melibatkan para pemimpin dari lebih dari 20 negara, demikian pernyataan kepresidenan Mesir pada hari Sabtu.

“Pertemuan ini bertujuan mengakhiri perang di Jalur Gaza, meningkatkan upaya mencapai perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, dan mengantarkan era baru keamanan dan stabilitas regional," ungkap pernyataan tersebut.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan mereka akan hadir, bersama dengan Giorgia Meloni dari Italia dan Pedro Sanchez dari Spanyol. Presiden Prancis Emmanuel Macron juga telah mengonfirmasi kehadirannya.

Belum jelas apakah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, atau perwakilan kelompok Hamas Palestina lainnya, akan hadir.

Pengumuman ini muncul ketika puluhan ribu warga Palestina mengalir ke utara di sepanjang pantai Gaza, dengan berjalan kaki, mobil, dan kereta, kembali ke rumah-rumah mereka yang terbengkalai dan sebagian besar hancur di Jalur Gaza, sementara gencatan senjata antara Israel dan Hamas tampaknya masih berlaku.

Pasukan Israel sebagian ditarik mundur berdasarkan fase pertama perjanjian yang ditengahi AS yang dicapai pekan ini untuk mengakhiri perang Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 67.000 orang dan membuat sebagian besar wilayah kantong yang dilanda kelaparan itu hancur.

Hani Mahmoud dari Al Jazeera, melaporkan dari Kota Gaza, mengatakan, “Gencatan senjata mengakhiri satu bentuk kekerasan, tetapi perjuangan terus berlanjut."

"Orang-orang menempuh perjalanan yang melelahkan ini kembali ke sini (di utara) karena mereka memang milik di sini. Mereka terus mengatakan kepada kami bahwa mereka milik bagian wilayah Palestina di Jalur Gaza ini, dan mereka tidak akan pernah diusir dari sini," ungkap Mahmoud.

"Tetapi bermalam di sini akan sangat sulit," papar dia. “Perjuangan untuk bertahan hidup terus menghadirkan dirinya dengan cara yang paling agresif, bukan setiap hari, melainkan setiap jam.”

Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan 5.000 operasi publik telah dilakukan setelah gencatan senjata diberlakukan untuk meningkatkan kehidupan warga Palestina di wilayah kantong tersebut.

Di antaranya terdapat lebih dari 850 misi penyelamatan dan bantuan yang dilakukan Pertahanan Sipil Gaza, kepolisian, dan tim kota untuk mengevakuasi jenazah, membersihkan puing-puing, dan mengamankan area yang hancur.

“Sekitar 150 jenazah telah dievakuasi dari berbagai wilayah di wilayah kantong tersebut sejak Jumat pagi,” ungkap Pertahanan Sipil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Pertemuan Putin dan...
Pertemuan Putin dan Trump Digelar Bulan Ini di Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved