Hamas Umumkan Perang Melawan Israel di Gaza Telah Berakhir
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
"Semua pihak mengonfirmasi bahwa perang telah sepenuhnya berakhir," katanya, seraya berjanji untuk bekerja sama dengan seluruh kekuatan nasional dan Islam guna menyelesaikan langkah selanjutnya yang dicanangkan dalam perjanjian tersebut.
Pengumuman itu muncul saat kabinet Israel masih melakukan pemungutan suara untuk ratifikasi perjanjian tersebut, yang pada akhirnya menyepakati gencatan senjata.
Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir mengatakan sebelum pemungutan suara bahwa dia dan partainya akan menentang rencana perdamaian Trump dan akan meninggalkan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu jika Hamas diizinkan mempertahankan kendali atas Gaza.
Dia juga menggambarkan pembebasan tahanan Palestina dengan imbalan sandera Israel sebagai "harga yang tak tertahankan" untuk membayar perjanjian tersebut.
Laporan sejumlah media internasional sebelumnya menunjukkan bahwa pasukan Israel akan diminta untuk mundur ke garis yang telah ditentukan dalam waktu 24 jam, sehingga Israel tetap menguasai sekitar 53% wilayah Palestina tersebut.
Hamas akan membebaskan semua sandera yang masih hidup dalam waktu 72 jam setelah rezim Zionis Israel meratifikasi kesepakatan tersebut. Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan 250 warga Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup dan 1.700 warga Gaza yang ditahan sejak 2023, termasuk semua perempuan dan anak di bawah umur.
Pengumuman itu muncul saat kabinet Israel masih melakukan pemungutan suara untuk ratifikasi perjanjian tersebut, yang pada akhirnya menyepakati gencatan senjata.
Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir mengatakan sebelum pemungutan suara bahwa dia dan partainya akan menentang rencana perdamaian Trump dan akan meninggalkan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu jika Hamas diizinkan mempertahankan kendali atas Gaza.
Dia juga menggambarkan pembebasan tahanan Palestina dengan imbalan sandera Israel sebagai "harga yang tak tertahankan" untuk membayar perjanjian tersebut.
Laporan sejumlah media internasional sebelumnya menunjukkan bahwa pasukan Israel akan diminta untuk mundur ke garis yang telah ditentukan dalam waktu 24 jam, sehingga Israel tetap menguasai sekitar 53% wilayah Palestina tersebut.
Hamas akan membebaskan semua sandera yang masih hidup dalam waktu 72 jam setelah rezim Zionis Israel meratifikasi kesepakatan tersebut. Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan 250 warga Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup dan 1.700 warga Gaza yang ditahan sejak 2023, termasuk semua perempuan dan anak di bawah umur.
Lihat Juga :