6 Tahanan Palestina Terkenal yang Jadi Pusat Negosiasi Hamas dan Israel
Kamis, 09 Oktober 2025 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Sa'adat, yang kini berusia 70-an, telah dipenjara beberapa kali sejak tahun 1976 dan telah lama menjalani isolasi. Selama masa penahanannya, ia menulis buku berjudul "Gema Rantai", yang merinci kebijakan Israel tentang pemenjaraan isolasi. Ia adalah ayah dari empat orang anak dan kakek dari empat cucu.
Keenam pria ini – baik ikon politik maupun pemimpin militer – terus menjadi nama yang sering muncul setiap kali berkas pertukaran tahanan muncul kembali dalam negosiasi Israel-Palestina.
Bagi Hamas, pembebasan mereka akan menandai kemenangan simbolis dan strategis.
Namun, bagi Israel, mereka mewakili "garis merah" – sosok yang dianggap terlalu sentral bagi kepentingan keamanannya untuk dibebaskan.
Seiring berlanjutnya perundingan di Kairo, nasib para tahanan ini dapat menentukan apakah kesepakatan yang telah lama terhenti ini akan terus berlanjut – atau runtuh sekali lagi di bawah beban sejarah dan politik.
5. Abbas al-Sayyid
Daftar tersebut juga mencakup Abbas al-Sayyid, yang dihukum karena pengeboman Hotel Park tahun 2002 di Netanya, salah satu serangan paling mematikan dalam Intifada Kedua.6. Hassan Salameh
Hassan Salameh, seorang komandan senior di sayap bersenjata Hamas, yang menjalani 46 hukuman seumur hidup.Keenam pria ini – baik ikon politik maupun pemimpin militer – terus menjadi nama yang sering muncul setiap kali berkas pertukaran tahanan muncul kembali dalam negosiasi Israel-Palestina.
Bagi Hamas, pembebasan mereka akan menandai kemenangan simbolis dan strategis.
Namun, bagi Israel, mereka mewakili "garis merah" – sosok yang dianggap terlalu sentral bagi kepentingan keamanannya untuk dibebaskan.
Seiring berlanjutnya perundingan di Kairo, nasib para tahanan ini dapat menentukan apakah kesepakatan yang telah lama terhenti ini akan terus berlanjut – atau runtuh sekali lagi di bawah beban sejarah dan politik.
(ahm)
Lihat Juga :