Finlandia Adopsi Strategi Melibatkan Masyarakat untuk Hadapi Rusia, Berikut 4 Keunggulannya

Kamis, 09 Oktober 2025 - 04:40 WIB
loading...
Finlandia Adopsi Strategi...
Finlandia adopsi strategi melibatkan masyarakat untuk hadapi Rusia. Foto/X/@TallbarFIN
A A A
MOSKOW - Pertahanan saat ini menjadi topik hangat di Eropa : mulai dari pelanggaran wilayah udara di negara-negara Uni Eropa hingga ancaman perang habis-habisan Rusia di Ukraina yang melintasi perbatasan negara ke negara-negara tetangga. Pertanyaannya adalah bagaimana Eropa mempertahankan diri dan berapa banyak yang harus dibelanjakan untuk melakukannya menjadi subjek perdebatan sengit.

Finlandia Adopsi Strategi Melibatkan Masyarakat untuk Hadapi Rusia, Berikut 4 Keunggulannya

1. Melibatkan Seluruh Aspek Masyarakat

Negara-negara sebaiknya mencontoh Finlandia, sebuah negara yang telah mengadopsi kebijakan pertahanan menyeluruh yang melibatkan sektor publik dan swasta, LSM, pemerintah, rumah tangga, dan militer.

Bersama-sama, mereka siap membela Finlandia, salah satu negara anggota terbaru NATO, jika suatu saat diserang.

Konsep penyebaran tanggung jawab pertahanan ke seluruh lapisan masyarakat dirancang untuk memberikan peluang terbaik bagi fungsi-fungsi vital negara agar dapat berfungsi dalam menghadapi kesulitan yang ekstrem.

"Pertahanan nasional kita dan kemampuan untuk bertindak sendiri dalam segala situasi," adalah alat nomor satu kita, ujar Menteri Pertahanan Finlandia, Antti Häkkänen, kepada Euronews dalam sebuah diskusi meja bundar di Helsinki.

Baca Juga: 10 Prediksi Kuno yang Menjadi Kenyataan, Salah Satunya Zaman Perubahan pada 2012

2. Sudah Pernah Diterapkan saat Diinvasi Uni Soviet

Sejarah Finlandia juga telah membentuk model pertahanan ini. Uni Soviet menginvasi Finlandia pada tahun 1939, merebut wilayah tetapi tidak pernah berhasil merebut seluruh negeri. Finlandia memiliki perbatasan sepanjang 1.350 kilometer dengan Rusia, perbatasan terpanjang di wilayah NATO.

Sementara Eropa berjuang keras untuk meningkatkan pertahanannya di tengah berbagai ancaman hibrida yang terus berlanjut, Finlandia telah siap berperang selama beberapa dekade.

3. Mengandalkan Wajib Militer

Finlandia memiliki sistem wajib militer di mana semua pria yang berusia 18 tahun diwajibkan untuk bertugas selama 165, 255, atau 347 hari, tergantung pada peran mereka.

Perempuan dapat mendaftar secara sukarela untuk bertugas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved