Profil Dipangkorn Rasmijoti, Putra Raja Thailand yang Jadi Pewaris Takhta tapi Diduga Autis
Senin, 06 Oktober 2025 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
Putra Tunggal, Pewaris Tunggal?
Menurut undang-undang suksesi Kerajaan Thailand tahun 1924, hanya anak laki-laki resmi dari pernikahan sah yang bisa mewarisi takhta.
Dipangkorn memenuhi kriteria tersebut, di mana dia satu-satunya anak laki-laki sah dari pernikahan resmi sang raja.
Namun, Amandemen Konstitusi 1974 juga memungkinkan anak perempuan raja menjadi pewaris takhta.
Sebenarnya, ada empat anak laki-laki Raja Vajiralongkorn dari pernikahan keduanya dengan Sujarinee Vivacharawongse. Tapi mereka tidak diakui secara resmi oleh kerajaan setelah melarikan diri bersama ibunya dan hidup di pengasingan di Amerika Serikat. Gelar kerajaan untuk Sujarinee dan empat anak laki-lakinya telah dicabut dan sampai sekarang tidak diakui.
Namun, meski Dipangkorn menjadi satu-satunya pewaris yang sah, statusnya sebagai putra mahkota belum pernah diumumkan secara resmi oleh istana. Hal inilah yang menimbulkan berbagai spekulasi politik dan sosial.
Masa Kecil Tertutup, Diduga Menderita Autisme
Pangeran Dipangkorn memulai pendidikan dasarnya di Chitralada School, sekolah eksklusif yang berada di kompleks istana. Namun, sejak usia belasan tahun, dia lebih banyak tinggal di Jerman, mengikuti pendidikan di Bavarian International School (BIS).
Raja Vajiralongkorn sendiri diketahui menghabiskan banyak waktu di Jerman, jauh dari sorotan publik Bangkok. Kondisi ini membuat Dipangkorn tumbuh dalam lingkungan yang relatif tertutup dari publik Thailand, berbeda dengan pewaris takhta di negara monarki lain yang biasanya tampil aktif dalam kegiatan kenegaraan sejak muda.
Lihat Juga :