Polandia Kirim Ribuan Pasukan ke Perbatasan Jerman dan Lituania, Ada Apa Gerangan?

Minggu, 05 Oktober 2025 - 14:40 WIB
loading...
Polandia Kirim Ribuan...
Polandia kirim ribuan pasukan ke perbatasan Jerman dan Lituania. Foto/X/@TreasChest
A A A
WARSAWA - Presiden Polandia Karol Nawrocki memerintahkan pasukan ke perbatasan Jerman dan Lituania. Warsawa baru-baru ini memberlakukan kembali kontrol perbatasan, dengan alasan lonjakan imigrasi ilegal.

Ketiga negara tersebut merupakan anggota Uni Eropa, yang telah bergulat dengan krisis pengungsi setidaknya sejak tahun 2015, yang sebagian besar disebabkan oleh pergolakan di Timur Tengah dan Afrika, dan kemudian oleh konflik Ukraina.

Dalam resolusi yang dirilis pada hari Jumat, Nawrocki mengatakan bahwa langkah-langkah tersebut akan berlaku mulai 5 Oktober dan berlangsung hingga 4 April 2026.

Pada bulan Juli, Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz mengungkapkan bahwa 700 tentara telah dikerahkan ke perbatasan barat negara itu, dengan rencana untuk mengirim hingga 5.000 personel militer tambahan untuk membantu penjaga perbatasan.

Pada hari Rabu, Kementerian Dalam Negeri Polandia mengumumkan bahwa kontrol perbatasan sementara akan diperpanjang hingga 4 April 2026. Langkah-langkah tersebut pertama kali diberlakukan kembali pada awal Juli.

Pernyataan tersebut mengutip pernyataan Menteri Dalam Negeri Marcin Kierwinski yang mengatakan, "Kami memperluas kontrol perbatasan dengan Jerman dan Lituania untuk memantau rute migrasi dari negara-negara Baltik, melalui Polandia, ke Eropa Barat."

Pihak berwenang di Polandia memperkirakan bahwa sejak awal tahun ini saja, hampir 25.000 upaya penyeberangan ilegal telah tercatat di perbatasan Polandia-Belarusia. Sebanyak 500 orang asing lainnya, bersama dengan 60 tersangka pelaku perdagangan manusia, tertangkap saat mencoba masuk dari Lituania.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan Rudal
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Kejagung Perintahkan...
Kejagung Perintahkan Kepala Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
Berita Terkini
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Infografis
Prancis Kerahkan Pesawat...
Prancis Kerahkan Pesawat Bersenjata Nuklir ke Perbatasan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved