Tentara Israel Diperintahkan Stop Serang Kota Gaza usai Hamas Setuju Bebaskan Seluruh Sandera

Minggu, 05 Oktober 2025 - 05:14 WIB
loading...
Tentara Israel Diperintahkan...
Para pemimpin politik Zionis perintahkan tentara Israel berhenti serang Kota Gaza setelah Hamas setuju untuk bebaskan seluruh sandera Israel. Foto/X @IDF
A A A
GAZA - Para pemimpin politik Israel telah memerintahkan tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk menghentikan serangan di Kota Gaza yang dilancarkan sejak September lalu. Perintah muncul setelah Hamas setuju untuk membebaskan seluruh sandera Israel.

Menurut Army Radio dan lembaga penyiaran publik, Kan, perintah tersebut dikeluarkan juga sebagai respons atas permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada rezim Zionis untuk menghentikan serangan terhadap daerah kantong Palestina tersebut sebagai bagian dari upayanya untuk mengakhiri perang dan membebaskan para sandera yang masih ditawan oleh Hamas.

Berdasarkan proposal perdamaian 20 poin Trump, Hamas harus membebaskan seluruh sandera yang tersisa dalam waktu 72 jam—batasakhirnya Senin (6/10/2025) pukul 05.00 WIB—setelah Israel menangguhkan operasi militer di Gaza dan menarik pasukannya "ke garis yang disepakati."

Baca Juga: Netanyahu Kaget dan Terguncang Trump Respons Positif Sikap Hamas untuk Proposal Gaza

Baik Israel maupun Hamas telah menyatakan kesiapan mereka untuk pertukaran tahanan, tetapi rezim Zionis belum secara resmi menanggapi seruan Trump agar Israel menghentikan serangannya di Gaza.

Pada hari Sabtu, Army Radio mengeklaim bahwa pemerintah AS telah menginstruksikan Israel untuk mengurangi operasinya di Gaza hingga "minimal", dengan pasukan di lapangan hanya melakukan manuver defensif.

Dalam sebuah pernyataan di X pada hari Sabtu, IDF mengatakan bahwa wilayah utara Wadi Gaza, yang mencakup Kota Gaza yang kini telah hancur, "masih dianggap sebagai zona pertempuran berbahaya" dan telah meminta penduduk di sana untuk pindah ke selatan.

Mereka menambahkan, "Pasukan Israel terus mengepung Kota Gaza, dan upaya untuk kembali ke sana menimbulkan risiko yang signifikan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved