NATO Makin Rapuh, 15 Drone Terdeteksi Terbang di Pangkalan Militer Belgia
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 16:30 WIB
loading...
Sebanyak 15 drone terdeteksi terbang di pangkalan militer Belgia. Foto/X/NATO
A
A
A
LONDON - Lima belas drone tak dikenal terlihat terbang di atas sebuah pangkalan militer di Belgia timur sepanjang malam hingga Jumat. Drone-drone tersebut terdeteksi secara kebetulan selama uji coba rutin peralatan pengawasan sekitar pukul 01.45 dini hari Jumat di atas pangkalan militer Elsenborn.
Pangkalan tersebut, yang terletak di dalam Komunitas Belgia yang berbahasa Jerman, mencakup luas 28 kilometer persegi dan utamanya digunakan sebagai kamp pelatihan militer.
Dari mana drone-drone itu berasal dan siapa yang mengendalikannya belum jelas, meskipun beberapa media lokal mengatakan drone-drone itu dilaporkan terbang melintasi perbatasan dari negara tetangga Jerman.
Kementerian Pertahanan Belgia dilaporkan telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.
Melansir Euro News, penampakan drone ini terjadi di tengah serangkaian pelanggaran wilayah udara baru-baru ini di Eropa.
Bandara München di Jerman terpaksa menangguhkan operasinya pada Kamis malam setelah "beberapa penampakan drone" dilaporkan, yang menyebabkan pembatalan 17 penerbangan.
Baca Juga: Setelah Hamas Sepakat Proposal Trump, Israel Setujui Rencana Perdamaian Gaza
Dalam beberapa pekan terakhir, bandara-bandara di Denmark, Norwegia, dan Polandia juga menangguhkan penerbangan karena aktivitas drone yang tidak teridentifikasi.
Pelanggaran wilayah udara juga dilaporkan di Estonia dan Rumania.
Serangan-serangan tersebut telah memicu perdebatan di antara para pemimpin Eropa mengenai kelayakan pembangunan tembok drone untuk melindungi wilayah timur benua tersebut dari serangan drone yang diyakini berasal dari Rusia.
Moskow telah menepis klaim bahwa mereka bertanggung jawab atas pelanggaran wilayah udara tersebut, dan menyebutnya sebagai "tuduhan tak berdasar."
Pangkalan tersebut, yang terletak di dalam Komunitas Belgia yang berbahasa Jerman, mencakup luas 28 kilometer persegi dan utamanya digunakan sebagai kamp pelatihan militer.
Dari mana drone-drone itu berasal dan siapa yang mengendalikannya belum jelas, meskipun beberapa media lokal mengatakan drone-drone itu dilaporkan terbang melintasi perbatasan dari negara tetangga Jerman.
Kementerian Pertahanan Belgia dilaporkan telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.
Melansir Euro News, penampakan drone ini terjadi di tengah serangkaian pelanggaran wilayah udara baru-baru ini di Eropa.
Bandara München di Jerman terpaksa menangguhkan operasinya pada Kamis malam setelah "beberapa penampakan drone" dilaporkan, yang menyebabkan pembatalan 17 penerbangan.
Baca Juga: Setelah Hamas Sepakat Proposal Trump, Israel Setujui Rencana Perdamaian Gaza
Dalam beberapa pekan terakhir, bandara-bandara di Denmark, Norwegia, dan Polandia juga menangguhkan penerbangan karena aktivitas drone yang tidak teridentifikasi.
Pelanggaran wilayah udara juga dilaporkan di Estonia dan Rumania.
Serangan-serangan tersebut telah memicu perdebatan di antara para pemimpin Eropa mengenai kelayakan pembangunan tembok drone untuk melindungi wilayah timur benua tersebut dari serangan drone yang diyakini berasal dari Rusia.
Moskow telah menepis klaim bahwa mereka bertanggung jawab atas pelanggaran wilayah udara tersebut, dan menyebutnya sebagai "tuduhan tak berdasar."
(ahm)
Lihat Juga :