Israel Siap Laksanakan Rencana Trump untuk Gaza setelah Respons Hamas

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 08:25 WIB
loading...
Israel Siap Laksanakan...
Tentara Israel bersiap menyerang Gaza. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan kesiapan Israel melaksanakan "tahap pertama dari rencana Trump untuk segera membebaskan semua sandera". Pernyataan itu menyusul tanggapan Hamas terhadap rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk Gaza.

"Kami akan terus bekerja sama sepenuhnya dengan presiden dan timnya untuk mengakhiri perang sesuai dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan oleh Israel, yang sejalan dengan visi Trump untuk mengakhiri perang," ungkap pernyataan tersebut.

Namun, pernyataan tersebut tidak merujuk pada seruan Presiden Trump agar Israel "segera" menghentikan pemboman mematikannya di Gaza, yang menurut pemimpin AS tersebut penting untuk memastikan pembebasan tawanan Israel yang aman.

Hamas telah menerima elemen-elemen inti dari rencana gencatan senjata Presiden AS Donald Trump untuk Gaza, termasuk pengembalian semua tawanan Israel dan penyerahan pemerintahan kepada para teknokrat Palestina.

Kelompok Palestina tersebut tidak menyebutkan elemen krusial lain dalam rencana tersebut, terutama pelucutan senjatanya, tetapi menyatakan bersedia "segera memasuki" perundingan melalui mediator untuk menyelesaikan detailnya.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Presiden Trump memuji perkembangan ini sebagai "belum pernah terjadi sebelumnya" dan mengatakan itu adalah "hari yang sangat istimewa".

Dalam unggahan di platform Truth Social miliknya, pemimpin AS tersebut juga meminta Israel untuk "segera" menghentikan pengeboman Gaza karena ia yakin Hamas "siap untuk perdamaian".

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan komitmen Hamas "harus ditindaklanjuti tanpa penundaan", dengan mengatakan ada peluang untuk "membuat kemajuan yang menentukan menuju perdamaian".

Militer Israel melanjutkan pemboman mematikannya di Gaza pada hari Jumat, menewaskan 72 orang dalam serangan di seluruh wilayah kantong tersebut, termasuk sekitar 42 orang di Kota Gaza yang terkepung.

Pihak berwenang Israel terus menahan ratusan aktivis Global Sumud Flotilla, beberapa dilaporkan dipindahkan ke Penjara Ktzi’ot di wilayah Negev, selatan Israel, sementara yang lainnya telah dideportasi.

Baca juga: Hamas Siap Serahkan Semua Sandera Israel dan Pemerintahan Jalur Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Berita Terkini
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved