Serangan Teroris Targetkan Sinagoge Inggris, 2 Tewas, Tersangka Bawa Bom

Jum'at, 03 Oktober 2025 - 07:25 WIB
loading...
A A A
Setelah serangan itu, polisi terlihat mengawal sekelompok besar pria lanjut usia yang sebagian besar Yahudi—beberapa menangis, banyak yang tampak terkejut—meninggalkan sinagoge. Beberapa mengenakan jubah putih, yang lain mengenakan jas dan kopiah.

"Saya sangat terkejut dengan serangan di sebuah sinagoge di Crumpsall," kata Perdana Menteri Keir Starmer saat dia bergegas meninggalkan pertemuan politik Eropa di Kopenhagen untuk kembali ke Inggris guna memimpin pertemuan darurat.

"Fakta bahwa ini terjadi pada Yom Kippur, hari paling suci dalam kalender Yahudi, membuatnya semakin mengerikan," kata Starmer.

Polisi mengatakan sejumlah besar orang sedang beribadah di dalam sinagoge pada saat itu dan bangunan tersebut telah dievakuasi.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat yang tanggap terhadap apa yang mereka saksikan sehingga memungkinkan kami untuk bertindak cepat, dan sebagai hasilnya, pelaku dicegah memasuki sinagoge," kata seorang juru bicara kepolisian.

Raja Charles dari Kerajaan Inggris mengatakan dia sangat terkejut dan sedih mendengar serangan itu. "Terutama di hari yang begitu penting bagi komunitas Yahudi," katanya.

Seorang tetangga, Chava Lewin, mengatakan dia diberitahu bahwa mobil tersangka melaju dengan tidak stabil sebelum menabrak gerbang sinagoge.

"Begitu dia keluar dari mobil, dia mulai menusuk siapa pun di dekatnya. Dia menghampiri petugas keamanan dan mencoba masuk ke sinagoge," ujarnya kepada media Inggris.

"Seseorang membarikade pintu. Semua orang sangat terkejut," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
Hanya 2 Kapal Perusak...
Hanya 2 Kapal Perusak Angkatan Laut Inggris yang Bisa Beroperasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved