Trump Jamin Keamanan Qatar dan Siapkan Aksi Militer Balasan jika Diserang Negara Lain

Rabu, 01 Oktober 2025 - 21:50 WIB
loading...
Trump Jamin Keamanan...
Trump jamin keamanan Qatar. Foto/X
A A A
DOHA - Presiden Donald Trump telah mengeluarkan perintah eksekutif yang menyatakan Amerika Serikat berjanji untuk menjamin keamanan Qatar. Itu termasuk aksi militer balasan, jika negara itu diserang lagi, setelah serangan udara Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap negara itu bulan lalu yang memicu kemarahan regional dan global.

Israel mengatakan serangan itu menargetkan para pemimpin Hamas yang berada di ibu kota Doha, sedang membahas proposal gencatan senjata AS untuk Gaza di bawah naungan Qatar. Serangan itu menewaskan beberapa anggota tim kelompok Palestina tersebut, tetapi tidak para pemimpin, serta seorang petugas keamanan Qatar.

Pada hari Senin, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta maaf kepada Qatar atas pembunuhan warganya. Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani menerima permintaan maaf tersebut pada hari Senin melalui panggilan telepon bersama dari Trump dan Netanyahu selama pertemuan mereka di Gedung Putih.

Baca Juga: 5 Alasan Pemerintah AS Shutdown, Salah Satunya Jadi Kesempatan bagi Trump Pecat Ribuan PNS

Dalam perintah eksekutif terbarunya, Trump mengatakan AS dan Qatar "terikat bersama oleh kerja sama yang erat, kepentingan bersama, dan hubungan erat antara angkatan bersenjata kita".

Presiden AS menambahkan bahwa Qatar adalah "sekutu setia dalam mengejar perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran" dan telah mendukung Washington dalam memediasi konflik regional dan global.

“Sebagai pengakuan atas sejarah ini, dan mengingat ancaman yang terus berlanjut terhadap Negara Qatar yang terdampak agresi asing, merupakan kebijakan Amerika Serikat untuk menjamin keamanan dan integritas wilayah Negara Qatar dari serangan eksternal,” ujarnya.

Setelah serangan Israel di Doha pada 9 September, Washington berusaha memperbaiki kerusakan yang terjadi pada hubungan diplomatik dengan Qatar sekaligus menunjukkan dukungan kuatnya yang berkelanjutan kepada sekutunya, Israel. Negara Teluk itu menyebut tindakan Israel “pengecut dan berbahaya”.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio tiba di Qatar pada 16 September untuk berunding, seminggu setelah serangan dan satu hari setelah para pemimpin Arab dan Islam menyatakan solidaritas dengan Qatar dalam pertemuan puncak darurat di Doha.

Dalam sebuah unggahan di X pada saat itu, Rubio mengatakan ia bertemu dengan para pejabat Qatar dan “menegaskan kembali kemitraan keamanan AS-Qatar yang langgeng dan komitmen bersama kami untuk kawasan yang lebih aman dan stabil”.

Berbicara setelah perundingan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan Negaranya “bertekad untuk mempertahankan kedaulatan kami dan mengambil tindakan untuk mencegah terulangnya serangan apa pun”.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
Korea Utara dan Rusia...
Korea Utara dan Rusia Teken Pakta Saling Bantu Jika Diserang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved