Trump Ultimatum Hamas Punya Waktu 3 atau 4 Hari untuk Tanggapi Proposal Gencatan Senjata Gaza
Rabu, 01 Oktober 2025 - 07:25 WIB
loading...
A
A
A
Bukan Tawaran, Melainkan Ultimatum
Sementara itu, juru bicara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan Sekjen PBB menyambut baik upaya AS dan mendesak "semua pihak berkomitmen pada kesepakatan dan implementasinya".
"Sekretaris Jenderal menegaskan kembali bahwa prioritas kami haruslah meringankan penderitaan luar biasa yang disebabkan oleh konflik ini," ungkap Farhan Haq.
Melaporkan dari Washington, DC, Mike Hanna dari Al Jazeera mengatakan bahwa komentar Trump pada hari Selasa menunjukkan rencananya untuk Gaza "bukanlah tawaran" melainkan "ultimatum" bagi Hamas.
"Kami telah mendengar firasat tentang apa yang mungkin terjadi jika Hamas tidak patuh," ujar Hanna.
"Trump secara khusus telah memberi tahu Netanyahu bahwa jika Hamas tidak menerima, ia harus melakukan apa yang harus ia lakukan, yang secara efektif merupakan lampu hijau untuk tindakan intensif Israel di Gaza."
Sultan Barakat, profesor di Universitas Hamad Bin Khalifa di Qatar, juga menggambarkan rencana Trump untuk Gaza sebagai "bermasalah".
“Hamas harus menyerahkan semua pengaruhnya di awal rencana kepada pihak yang tidak mereka percayai dan tidak ada seorang pun di dunia yang mempercayainya," ujarnya kepada Al Jazeera, seraya menambahkan cara Trump mempresentasikan rencana tersebut bersama Netanyahu juga menunjukkan rencana tersebut condong ke arah keuntungan Israel.
"Dia berdiri di sana dan membiarkan Netanyahu menentang rencana tersebut dengan mengatakan hal-hal yang jelas-jelas sesuai dengan tujuan sempitnya sendiri," ujar Barakat. "Dan Trump tidak menghentikannya."
Baca juga: Kapal Fregat Italia akan Segera Tinggalkan Pengawalan Armada Bantuan Gaza Jelang Zona Kritis
(sya)
Lihat Juga :