AS Hendak Pasok Rudal Tomahawk ke Ukraina untuk Invasi Balik Rusia, Kremlin Peringatkan Risikonya

Selasa, 30 September 2025 - 09:14 WIB
loading...
A A A
Tidak jelas bagaimana atau melalui negara mana rudal Tomahawk dapat dipasok AS. Zelenskyy telah meminta Washington untuk menjualnya ke negara-negara Eropa yang akan mengirimkannya ke Ukraina.

Bagi Kremlin, risiko eskalasi keterlibatan AS dalam menembakkan rudal semacam itu jauh ke dalam wilayah Rusia sudah jelas.

"Pertanyaannya...adalah: siapa yang dapat meluncurkan rudal-rudal ini...? Apakah hanya Ukraina yang dapat meluncurkannya, atau apakah tentara Amerika harus melakukannya?" kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada para wartawan ketika ditanya tentang pernyataan Vance, seperti dikutip Reuters, Selasa (30/9/2025).

"Siapa yang menentukan penargetan rudal-rudal ini? Pihak Amerika atau Ukraina sendiri?" imbuh Peskov, seraya mengatakan bahwa analisis yang sangat mendalam diperlukan.

Putin sebelumnya telah memperingatkan bahwa Rusia berhak menyerang instalasi militer di negara-negara yang membiarkan Ukraina menggunakan rudal mereka untuk menyerang Rusia.

Andrei Kartapolov, Ketua Komite Pertahanan Parlemen Rusia, mengatakan kepada situs berita Mayak bahwa setiap spesialis militer AS yang membantu Ukraina meluncurkan rudal Tomahawk melawan Rusia akan menjadi target Moskow.

"Dan tidak ada yang akan melindungi mereka. Baik Trump, Kellogg, maupun siapa pun," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved