Ada Billboard Bergambar Presiden Prabowo di Tel Aviv, Dicatut Israel?
Senin, 29 September 2025 - 13:49 WIB
loading...
Sejumlah billboard yang menampilkan Presiden Indonesia Prabowo Subianto bersama para pemimpin AS, Israel dan Arab dipajang di Tel Aviv, Israel. Foto/X @AbrahamShield25
A
A
A
TEL AVIV - Gambar Presiden Indonesia Prabowo Subianto ditampilkan dalam sejumlah billboard yang dipajang di Tel Aviv, Israel. Gambar Prabowo ditampilkan bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, dan sejumlah pemimpin Arab.
Gambar-gambar billboard tersebut telah diunggah di X oleh akun @AbrahamShield25—akun yang mempromosikan Perjanjian Abraham—, Minggu (28/9/2025).
Perjanjian Abraham adalah kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara Arab yang ditengahi Trump.
Baca Juga: Ini Rincian Lengkap Proposal 21 Poin Trump untuk Gaza: Israel Hengkang, Hamas Lucuti Senjata
Unggahan akun itu diberi judul: "Israel Says Yes to Trump’s Plan (Israel Setuju dengan Rencana Trump)".
"Koalisi Israel untuk Keamanan Regional telah meluncurkan kampanye papan reklame nasional baru yang mendesak pemerintah untuk mendukung inisiatif Presiden Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza dan memperluas Perjanjian Abraham," bunyi terjemahan dari bagian unggahan tersebut.
"Menampilkan Presiden Trump, PM Netanyahu, para pemimpin Arab moderat, Presiden Indonesia, dan Ketua Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, pesan kampanye ini jelas: 'Setuju dengan Rencana Trump–LAKUKAN'," lanjut unggahan tersebut.
"Koalisi-sebuah kelompok non-partisan yang terdiri dari lebih dari 120 pemimpin senior keamanan, kebijakan, dan ekonomi Israel-menyebut proposal Trump sebagai langkah yang serius dan bertanggung jawab untuk mengubah keuntungan militer Israel menjadi terobosan diplomatik strategis dan menciptakan realitas baru di Gaza-tanpa Hamas," imbuh unggahan akun tersebut.
Munculnya gambar Presiden Prabowo dalam billboard itu diduga sebagai manuver Israel untuk mempromosikan perluasan normalisasi hubungan dengan mencatut sosok pemimpin Indonesia.
Papan-papan reklame itu muncul beberapa hari setelah Presiden Prabowo berpidato di Sidang Umum PBB, dengan menyatakan Indonesia akan mengakui Negara Israel jika Israel mengakui Negara Palestina.
Sebagai respons, PM Netanyahu dalam pidatonya di Sidang Umum PBB juga menyebut sosok Presiden Prabowo.
Indonesia sejauh ini tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, yang artinya tidak mengakui negara Yahudi tersebut. Sebaliknya, Indonesia telah bertahun-tahun silam mengakui Negara Palestina.
Rezim Zionis Israel telah lama menargetkan Indonesia dan Arab Saudi untuk normalisasi hubungan, namun sulit terwujud karena Israel menolak solusi dua negara atau mengakui Negara Palestina.
Gambar-gambar billboard tersebut telah diunggah di X oleh akun @AbrahamShield25—akun yang mempromosikan Perjanjian Abraham—, Minggu (28/9/2025).
Perjanjian Abraham adalah kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara Arab yang ditengahi Trump.
Baca Juga: Ini Rincian Lengkap Proposal 21 Poin Trump untuk Gaza: Israel Hengkang, Hamas Lucuti Senjata
Unggahan akun itu diberi judul: "Israel Says Yes to Trump’s Plan (Israel Setuju dengan Rencana Trump)".
"Koalisi Israel untuk Keamanan Regional telah meluncurkan kampanye papan reklame nasional baru yang mendesak pemerintah untuk mendukung inisiatif Presiden Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza dan memperluas Perjanjian Abraham," bunyi terjemahan dari bagian unggahan tersebut.
"Menampilkan Presiden Trump, PM Netanyahu, para pemimpin Arab moderat, Presiden Indonesia, dan Ketua Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, pesan kampanye ini jelas: 'Setuju dengan Rencana Trump–LAKUKAN'," lanjut unggahan tersebut.
"Koalisi-sebuah kelompok non-partisan yang terdiri dari lebih dari 120 pemimpin senior keamanan, kebijakan, dan ekonomi Israel-menyebut proposal Trump sebagai langkah yang serius dan bertanggung jawab untuk mengubah keuntungan militer Israel menjadi terobosan diplomatik strategis dan menciptakan realitas baru di Gaza-tanpa Hamas," imbuh unggahan akun tersebut.
Munculnya gambar Presiden Prabowo dalam billboard itu diduga sebagai manuver Israel untuk mempromosikan perluasan normalisasi hubungan dengan mencatut sosok pemimpin Indonesia.
Papan-papan reklame itu muncul beberapa hari setelah Presiden Prabowo berpidato di Sidang Umum PBB, dengan menyatakan Indonesia akan mengakui Negara Israel jika Israel mengakui Negara Palestina.
Sebagai respons, PM Netanyahu dalam pidatonya di Sidang Umum PBB juga menyebut sosok Presiden Prabowo.
Indonesia sejauh ini tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, yang artinya tidak mengakui negara Yahudi tersebut. Sebaliknya, Indonesia telah bertahun-tahun silam mengakui Negara Palestina.
Rezim Zionis Israel telah lama menargetkan Indonesia dan Arab Saudi untuk normalisasi hubungan, namun sulit terwujud karena Israel menolak solusi dua negara atau mengakui Negara Palestina.
(mas)
Lihat Juga :