6 Alasan Banyak Negara Ingin Mereplikasi Drone Shahed-136 Buatan Iran

Selasa, 30 September 2025 - 11:22 WIB
loading...
A A A
6. Sudah Dikembangkan Rusia

Varian Rusia ini hampir identik dengan Shahed‑136 asli, dengan sedikit modifikasi untuk integrasi GLONASS, dan telah diluncurkan secara bergelombang dengan ratusan drone dalam satu malam, membentuk tulang punggung kemampuan serangan jarak jauh Rusia di Ukraina.

Berlandaskan fondasi ini, Rusia telah mengembangkan versi yang ditingkatkan, Geran‑3, yang didasarkan pada Shahed‑238 Iran. Model ini menggantikan mesin piston dengan turbojet untuk kecepatan yang lebih tinggi, mengaburkan batas antara drone berbiaya rendah dan rudal jelajah.

Didorong oleh tantangan di Ukraina dan Laut Merah, militer AS telah merespons dengan upaya rekayasa baliknya sendiri.

Perusahaan Amerika seperti Griffon Aerospace telah mengembangkan MQM‑172 Arrowhead, replika yang hampir identik, yang awalnya ditujukan sebagai drone target untuk melatih pertahanan udara melawan ancaman Shahed.

Serupa dengan itu, Spektre Works telah meluncurkan LUCAS (Low-Cost Uncrewed Combat Attack System), sebuah drone sayap delta dengan profil serupa dan target biaya sekitar $35.000, yang secara eksplisit dirancang untuk meniru model Iran dalam hal pelatihan dan potensi penggunaan ofensif.

Tiongkok telah memasukkan elemen desain ke dalam amunisi loitering seri CH-nya untuk tujuan ekspor dan anti-kapal. Sunflower‑200 yang hampir identik menggunakan lepas landas vertikal dengan baling-baling dan tanpa booster.

Di luar negara-negara adidaya, desain ini telah menyebar luas. Polandia telah mengerahkan PLargonia, versi yang diperkecil dengan jangkauan 600 kilometer, yang digunakan Ukraina untuk menyerang infrastruktur energi Rusia.

Ukraina juga telah mengembangkan tiruan Batyar-nya sendiri, sementara Arab Saudi mengerahkan UnmannedX X-1500. Pengembangan serupa diyakini sedang berlangsung di India, Turki, Korea Utara, dan Prancis.

Penyebaran global ini menggarisbawahi status Shahed-136 sebagai kekuatan demokratis dalam teknologi militer, yang memungkinkan lebih banyak aktor untuk memiliki kemampuan serangan jarak jauh yang kredibel yang menantang dominasi kekuatan udara tradisional.

Terlahir dari strategi kemandirian, pesawat nirawak Iran tidak hanya telah membuktikan ketangguhannya dalam pertempuran tetapi juga telah menjadi standar yang digunakan untuk mengukur sistem nirawak masa depan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved