Rusia: Provokasi False-Flag Ukraina di Negara NATO Bisa Picu Perang Dunia III
Minggu, 28 September 2025 - 06:31 WIB
loading...
Rusia sebut Ukraina sedang merencanakan kemungkinan operasi false-flag di Rumania atau Polandia yang dapat memicu Perang Dunia III. Foto/Smoliyenko Dmytro/Ukrinform/ABAC
A
A
A
MOSKOW - Pemerintah Rusia mengatakan Ukraina sedang merencanakan kemungkinan operasi false-flag (bendera palsu) di Rumania atau Polandia yang dapat meningkat menjadi Perang Dunia III. Pernyataan ini disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri, Maria Zakharova.
Dalam sebuah unggahan Telegram, dia merujuk pada laporan media Hongaria yang menuduh Kyiv bermaksud melakukan tindakan sabotase di negara-negara tetangga anggota NATO dan kemudian menyalahkan Moskow.
"Eropa belum pernah sedekat ini dengan pecahnya Perang Dunia III dalam sejarah modern," tulis Zakharova, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Minggu (28/9/2025).
Baca Juga: NATO Didesak Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia, Perang Dunia III Bisa Pecah
Zakharova mengatakan, menurut informasi yang tersedia, militer Kyiv berencana memperbaiki beberapa UAV atau drone Rusia yang jatuh atau dicegat, memasang hulu ledak mematikan, dan—yang dikendalikan oleh spesialis Ukraina—mengirimkannya dengan menyamar sebagai "drone Rusia" ke pusat-pusat transportasi utama NATO di Polandia dan Rumania.
Pada saat yang sama, lanjut dia, Kyiv akan menjalankan kampanye disinformasi di seluruh Eropa untuk menyalahkan Moskow dan dengan demikian mencoba memprovokasi konflik bersenjata antara Federasi Rusia dan NATO.
Untuk melakukan dugaan provokasi ini, drone buatan Rusia; Geran, dilaporkan dikirim pada
16 September ke tempat pelatihan Yavorov di Ukraina barat, yang menjadi lokasi Pusat Internasional untuk Penjaga Perdamaian dan Keamanan Akademi Nasional Hetman Petro Sagaidachny.
UAV tersebut dilaporkan sebelumnya telah diperbaiki di pabrik LORTA di Lviv.
Zakharova mengutip pernyataan para jurnalis Hongaria yang menyatakan bahwa alasan tindakan rezim Volodymyr Zelensky ini sederhana: angkatan bersenjata Ukraina sedang menderita kekalahan telak. Keruntuhan militer, menurut mereka, tidak lagi terbatas pada tataran taktis, tetapi telah mencapai dimensi strategis.
Jika semua ini terkonfirmasi, imbuh Zakharova, artinya Eropa belum pernah sedekat ini dengan dimulainya Perang Dunia III.
Dalam sebuah unggahan Telegram, dia merujuk pada laporan media Hongaria yang menuduh Kyiv bermaksud melakukan tindakan sabotase di negara-negara tetangga anggota NATO dan kemudian menyalahkan Moskow.
"Eropa belum pernah sedekat ini dengan pecahnya Perang Dunia III dalam sejarah modern," tulis Zakharova, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Minggu (28/9/2025).
Baca Juga: NATO Didesak Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia, Perang Dunia III Bisa Pecah
Zakharova mengatakan, menurut informasi yang tersedia, militer Kyiv berencana memperbaiki beberapa UAV atau drone Rusia yang jatuh atau dicegat, memasang hulu ledak mematikan, dan—yang dikendalikan oleh spesialis Ukraina—mengirimkannya dengan menyamar sebagai "drone Rusia" ke pusat-pusat transportasi utama NATO di Polandia dan Rumania.
Pada saat yang sama, lanjut dia, Kyiv akan menjalankan kampanye disinformasi di seluruh Eropa untuk menyalahkan Moskow dan dengan demikian mencoba memprovokasi konflik bersenjata antara Federasi Rusia dan NATO.
Untuk melakukan dugaan provokasi ini, drone buatan Rusia; Geran, dilaporkan dikirim pada
16 September ke tempat pelatihan Yavorov di Ukraina barat, yang menjadi lokasi Pusat Internasional untuk Penjaga Perdamaian dan Keamanan Akademi Nasional Hetman Petro Sagaidachny.
UAV tersebut dilaporkan sebelumnya telah diperbaiki di pabrik LORTA di Lviv.
Zakharova mengutip pernyataan para jurnalis Hongaria yang menyatakan bahwa alasan tindakan rezim Volodymyr Zelensky ini sederhana: angkatan bersenjata Ukraina sedang menderita kekalahan telak. Keruntuhan militer, menurut mereka, tidak lagi terbatas pada tataran taktis, tetapi telah mencapai dimensi strategis.
Jika semua ini terkonfirmasi, imbuh Zakharova, artinya Eropa belum pernah sedekat ini dengan dimulainya Perang Dunia III.
(mas)
Lihat Juga :