Menteri Perang AS Perintahkan Pertemuan Darurat Ratusan Jenderal Tinggi, Ada Apa?

Jum'at, 26 September 2025 - 15:18 WIB
loading...
A A A
“Mereka juga akan mengunjungi lokasi-lokasi peralatan, membicarakan senjata-senjata terbaru. Ini akan menjadi luar biasa," lanjut Trump.

Namun, para pejabat pertahanan mengatakan mereka dikejutkan oleh perintah Hegseth. Perintah tersebut telah mengganggu jadwal di seluruh dunia, memaksa para komandan di medan tempur aktif untuk membuat rencana perjalanan mendadak.

“Apa pun itu dapat dikomunikasikan melalui email, panggilan telepon, dan tautan video yang aman,” kata seorang pejabat kepada Politico, mempertanyakan perlunya memanggil begitu banyak petinggi militer ke satu lokasi.

Pertemuan berskala besar ini terjadi di tengah perombakan besar-besaran kepemimpinan Pentagon yang dilakukan Hegseth.

Sejak menjabat, dia telah memecat lebih dari selusin perwira senior-termasuk Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Charles Q Brown Jr dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Lisa Franchetti—sembari memerintahkan pengurangan 20% jenderal dan laksamana bintang empat.

Dia berulang kali berargumen, "Lebih banyak jenderal dan laksamana tidak akan menghasilkan lebih banyak kesuksesan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Jenderal AS Sebut Rusia...
Jenderal AS Sebut Rusia Telah Kalah Perang di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved