4 Negara Anggota Tetap DK PBB yang Dukung Palestina Merdeka

Jum'at, 26 September 2025 - 14:54 WIB
loading...
4 Negara Anggota Tetap...
Sudah 4 negara Anggota Tetap DK PBB yang dukung Palestina merdeka, yakni Rusia, China, Inggris, dan Prancis. Foto/Anadolu/Mustafa Hasona
A A A
JAKARTA - Anggota Tetap Dewan Keamanan (DK) PBB saat ini adalah Amerika Serikat (AS), Rusia, China, Inggris dan Prancis. Dari lima negara pemilik hak veto DK PBB itu, kini hanya Amerika yang masih menolak mengakui Negara Palestina.

Perang brutal Israel yang memicu krisis kemanusiaan di Gaza telah mengangkat kembali isu kemerdekaan Palestina di forum internasional. Inggris dan Prancis yang sebelumnya mendukung Israel kini membuat sejarah dengan berbalik mengakui Negara Palestina.

Pembalikan sikap Inggris dan Prancis juga menarik negara-negara Barat lainnya, seperti Australia, Kanada, Portugal, Luksemburg, dan lainnya untuk membuat pengakuan serupa.

Baca Juga: Takut Ditangkap, Pesawat PM Israel Netanyahu Hindari Sebagian Besar Langit Eropa

September ini menjadi bulan dukungan yang luar biasa untuk Negara Palestina, sekaligus menjadi bulan pahit bagi Israel yang mengumbar ancaman akan mengubur mimpi pendirian Negara Palestina dengan niatnya untuk mencaplok Tepi Barat.

4 Negara Anggota Tetap DK PBB Pendukung Palestina Merdeka

1. Rusia

Uni Soviet, yang sekarang Rusia, langsung mengakui deklarasi kemerdekaan Palestina pada 15 November 1988 yang diumumkan di Aljir oleh Yasser Arafat, pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO). Setelah bubarnya Uni Soviet, Federasi Rusia tetap melanjutkan pengakuan itu.

Rusia tercatat sebagai salah satu negara yang paling awal mengakui Negara Palestina. Moskow secara konsisten mendorong solusi dua negara—Israel dan Palestina—berbasis resolusi PBB dan hukum internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved