Seteru Memanas, Jet Tempur Negara NATO Cegat 5 Pesawat Militer Rusia
Jum'at, 26 September 2025 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
NATO telah meminta Rusia untuk menahan diri dari tindakan eskalasi, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut "berisiko salah perhitungan dan membahayakan nyawa."
Sementara itu, Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) mengumumkan telah mendeteksi dua pesawat pengebom Tu-95 Rusia dan dua jet tempur Su-35 di dekat Alaska pada 24 September.
Pada 19 September, tiga jet tempur MiG-31 Rusia memasuki wilayah udara Estonia di atas Teluk Finlandia dekat Pulau Vaindlo, sekitar 81 kilometer (50 mil) dari Helsinki. Ini merupakan pelanggaran wilayah udara Estonia pertama yang melibatkan beberapa jet tempur. Namun, Moskow membantah melanggar wilayah udara negara NATO dengan menegaskan jet-jet tempurnya terbang di wilayah udara internasional.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meminta negara-negara NATO menembak jatuh jet tempur Rusia jika melanggar wilayah udara mereka.
Namun, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan bahwa keputusan untuk menembak jatuh pesawat Rusia yang melanggar wilayah udara sekutu akan bergantung pada tingkat ancaman spesifik, dan menambahkan bahwa dalam kasus Estonia, insiden tersebut tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap keamanan aliansi.
Sementara itu, Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) mengumumkan telah mendeteksi dua pesawat pengebom Tu-95 Rusia dan dua jet tempur Su-35 di dekat Alaska pada 24 September.
Pada 19 September, tiga jet tempur MiG-31 Rusia memasuki wilayah udara Estonia di atas Teluk Finlandia dekat Pulau Vaindlo, sekitar 81 kilometer (50 mil) dari Helsinki. Ini merupakan pelanggaran wilayah udara Estonia pertama yang melibatkan beberapa jet tempur. Namun, Moskow membantah melanggar wilayah udara negara NATO dengan menegaskan jet-jet tempurnya terbang di wilayah udara internasional.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meminta negara-negara NATO menembak jatuh jet tempur Rusia jika melanggar wilayah udara mereka.
Namun, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan bahwa keputusan untuk menembak jatuh pesawat Rusia yang melanggar wilayah udara sekutu akan bergantung pada tingkat ancaman spesifik, dan menambahkan bahwa dalam kasus Estonia, insiden tersebut tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap keamanan aliansi.
(mas)
Lihat Juga :