Trump Minta NATO Tembak Jatuh Jet Tempur Rusia, UE: Opsi Itu Dipertimbangkan!
Kamis, 25 September 2025 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan pada hari Rabu bahwa opsi untuk menembak jatuh jet tempur Rusia yang memasuki wilayah udara NATO "dipertimbangkan".
"Pendapat saya adalah kita harus mempertahankan setiap sentimeter persegi wilayah ini," kata von der Leyen dalam sebuah wawancara dengan CNN, yang dilansir Kamis (25/9/2025).
"Itu berarti jika ada intrusi di wilayah udara, setelah peringatan, setelah sangat jelas, tentu saja opsi untuk menembak jatuh jet tempur yang memasuki wilayah udara kita ada di atas meja," paparnya.
Intervensi Rusia di Eropa bukanlah hal baru, dan tidak terbatas pada serangan udara. Moskow telah lama dituduh meningkatkan spionase, serangan siber, dan kampanye intervensi Pemilu di negara-negara Eropa sejak dimulainya perang di Ukraina.
"Rusia sedang menguji coba di semua bidang," ujar von der Leyen. "Maksud saya, itu adalah perang hibrida yang telah kita alami selama bertahun-tahun, di mana Rusia memimpin melawan negara-negara demokrasi di Uni Eropa dan negara-negara lainnya. Oleh karena itu, kita melawan balik di berbagai bidang. Dan seperti yang telah saya katakan, ini adalah keputusan NATO, tetapi saya ingin menegaskan: Jangan sentuh wilayah kami," tegasnya.
Von der Leyen tidak memiliki wewenang untuk mengarahkan aksi militer oleh negara-negara Uni Eropa, tetapi sebagai kepala cabang eksekutif blok tersebut, pendapatnya tentang masalah ini sangat berpengaruh.
"Pendapat saya adalah kita harus mempertahankan setiap sentimeter persegi wilayah ini," kata von der Leyen dalam sebuah wawancara dengan CNN, yang dilansir Kamis (25/9/2025).
"Itu berarti jika ada intrusi di wilayah udara, setelah peringatan, setelah sangat jelas, tentu saja opsi untuk menembak jatuh jet tempur yang memasuki wilayah udara kita ada di atas meja," paparnya.
Intervensi Rusia di Eropa bukanlah hal baru, dan tidak terbatas pada serangan udara. Moskow telah lama dituduh meningkatkan spionase, serangan siber, dan kampanye intervensi Pemilu di negara-negara Eropa sejak dimulainya perang di Ukraina.
"Rusia sedang menguji coba di semua bidang," ujar von der Leyen. "Maksud saya, itu adalah perang hibrida yang telah kita alami selama bertahun-tahun, di mana Rusia memimpin melawan negara-negara demokrasi di Uni Eropa dan negara-negara lainnya. Oleh karena itu, kita melawan balik di berbagai bidang. Dan seperti yang telah saya katakan, ini adalah keputusan NATO, tetapi saya ingin menegaskan: Jangan sentuh wilayah kami," tegasnya.
Von der Leyen tidak memiliki wewenang untuk mengarahkan aksi militer oleh negara-negara Uni Eropa, tetapi sebagai kepala cabang eksekutif blok tersebut, pendapatnya tentang masalah ini sangat berpengaruh.
(mas)
Lihat Juga :