Topan Ragasa Terjang China, 2 Juta Orang Dievakuasi

Rabu, 24 September 2025 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Sebelum topan melanda, pihak berwenang mengatakan mereka telah mengeluarkan beberapa peringatan dan imbauan evakuasi kepada warga yang mungkin terdampak jika danau meluap.

"Namun, prediksi mereka di bulan Oktober tidak memperhitungkan curah hujan lebat – dan topan kuat apa pun dapat mempercepat proses tersebut," kata Kuo-Lung Wang, seorang profesor di Universitas Nasional Chi Nan Taiwan.

Sebuah jembatan besar di Hualien juga tersapu oleh derasnya air setelah runtuhnya bendungan alam.

Filipina, Taiwan, dan China Selatan mengalami beberapa topan setiap tahunnya, tetapi krisis iklim yang disebabkan oleh manusia telah membuat badai menjadi lebih tak terduga dan ekstrem.

Saat badai mendekati pusat keuangan internasional Hong Kong, Rabu pagi, badai membawa angin kencang yang merobohkan pohon dan merobohkan perancah dari bangunan, mencapai kecepatan maksimum 168 kilometer per jam (104,39 mph). Seorang reporter CNN di darat melihat gelombang laut menghantam trotoar di dekat pelabuhan ikonis Hong Kong.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan gelombang badai menghancurkan pintu kaca Fullerton Ocean Park Hotel, sebuah resor tepi laut mewah, dengan ombak besar menerjang lobi dan menyapu orang-orang.

Dalam sebuah pernyataan kepada CNN, pihak hotel mengatakan tidak ada korban luka yang dilaporkan dan bahwa pemerintah telah "segera" memobilisasi sumber daya untuk merespons.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved