Total 8 Negara Barat Ramai-ramai Akui Negara Palestina, Terbaru Luksemburg, Malta, dan Monako

Selasa, 23 September 2025 - 12:09 WIB
loading...
A A A
Pekan lalu, Frieden, bersama Menteri Luar Negeri Xavier Bettel, mengumumkan niat mereka untuk mengakui Negara Palestina.

Berbicara kepada Becky Anderson dari CNN, Frieden mengatakan, “Saat ini, kita melihat Perdana Menteri Netanyahu tidak menginginkan Negara Palestina. Hamas tidak menginginkan Negara Palestina yang demokratis. Dan itulah mengapa kami pikir sekarang adalah saat yang tepat untuk memberikan solusi dua negara kesempatan kedua.”

Dia mengaku Luksemburg telah berdiskusi dengan negara-negara lain, dan bahwa pengakuan Negara Palestina akan disertai dengan syarat-syarat tertentu, seperti akan adanya Pemilu di Tepi Barat dan Gaza.

Dia kemudian mencatat dalam wawancara tersebut bahwa hal-hal seperti pembebasan sandera Israel oleh Hamas bukanlah syarat pengakuan, melainkan “elemen-elemen” yang menyertai pengakuan Luksemburg. "Karena kita tidak dapat membuat keputusan kita bergantung pada Hamas, karena Hamas adalah organisasi teroris, dan mereka tidak menginginkan Negara Palestina yang demokratis," ujarnya.

Frieden menekankan bahwa dia mengambil langkah-langkah ini untuk mencapai Negara Palestina yang demokratis, dengan mengatakan, "Pengakuan ini bukanlah akhir dari sebuah proses. Melainkan awal dari sebuah proses.”

Kemudian pada hari yang sama, di Sidang Umum PBB, Perdana Menteri Malta Robert Abela mengatakan bahwa solusi dua negara akan menjadi "hasil terburuk yang mungkin terjadi" bagi Hamas.

"Jika rakyat Palestina dapat melihat jalan damai dan realistis menuju kemerdekaan dan penentuan nasib sendiri, hal itu secara fatal melemahkan seruan tegas Hamas," kata Abela.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved