Total 8 Negara Barat Ramai-ramai Akui Negara Palestina, Terbaru Luksemburg, Malta, dan Monako
Selasa, 23 September 2025 - 12:09 WIB
loading...
A
A
A
Frieden juga menyoroti ketidakpuasannya terhadap pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan perang Israel di Gaza, dengan mengeklaim bahwa apa yang terjadi di Gaza merupakan "pelanggaran hukum humaniter internasional".
Frieden turut menyinggung kemungkinan sanksi terhadap Israel jika negara itu mengambil langkah-langkah menuju aneksasi Tepi Barat, tidak menyetujui gencatan senjata, atau tidak memfasilitasi cukup bantuan ke Gaza.
"Kami mengambil keputusan yang menentang tindakan pemerintahan Perdana Menteri Netanyahu yang tidak kami setujui, karena tindakan tersebut bertentangan dengan tatanan internasional yang berbasis aturan," katanya.
"Yang bisa kita lakukan di tingkat Eropa adalah bersiap menghadapi sanksi jika tidak ada gencatan senjata, jika tidak ada pengembalian bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan rakyat di Gaza.”
Di akhir wawancara, Frieden mencatat bahwa dia berharap lebih banyak negara Arab di Timur Tengah mengakui Negara Israel sebagai langkah yang sejalan dengan pengakuan Eropa atas Negara Palestina.
“Saya juga mengandalkan negara-negara Arab untuk mendukung hak eksistensi Israel yang bebas dan demokratis. Hal itu juga sangat penting dalam proses ini,” ujarnya. “Ini bukan proses sepihak. Ini adalah dorongan dari komunitas internasional.”
Frieden tidak menyebutkan tekanan atau tindakan apa yang dia ambil untuk mendorong negara-negara Arab agar mengakui Negara Israel.
Frieden turut menyinggung kemungkinan sanksi terhadap Israel jika negara itu mengambil langkah-langkah menuju aneksasi Tepi Barat, tidak menyetujui gencatan senjata, atau tidak memfasilitasi cukup bantuan ke Gaza.
"Kami mengambil keputusan yang menentang tindakan pemerintahan Perdana Menteri Netanyahu yang tidak kami setujui, karena tindakan tersebut bertentangan dengan tatanan internasional yang berbasis aturan," katanya.
"Yang bisa kita lakukan di tingkat Eropa adalah bersiap menghadapi sanksi jika tidak ada gencatan senjata, jika tidak ada pengembalian bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan rakyat di Gaza.”
Di akhir wawancara, Frieden mencatat bahwa dia berharap lebih banyak negara Arab di Timur Tengah mengakui Negara Israel sebagai langkah yang sejalan dengan pengakuan Eropa atas Negara Palestina.
“Saya juga mengandalkan negara-negara Arab untuk mendukung hak eksistensi Israel yang bebas dan demokratis. Hal itu juga sangat penting dalam proses ini,” ujarnya. “Ini bukan proses sepihak. Ini adalah dorongan dari komunitas internasional.”
Frieden tidak menyebutkan tekanan atau tindakan apa yang dia ambil untuk mendorong negara-negara Arab agar mengakui Negara Israel.
(mas)
Lihat Juga :