Pria India Ini Klaim Minum 8 Liter Oli Bekas Setiap Hari selama 33 Tahun dan Tak Pernah Sakit
Senin, 22 September 2025 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
Unggahan tersebut mengeklaim bahwa Oil Kumar mengaitkan kelangsungan hidupnya dengan keyakinannya kepada Dewa Ayyappa.
Oli mesin bekas sejatinya mengandung empat campuran beberapa zat berbahaya. Pertama, hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH)—senyawa karsinogenik yang terbentuk selama proses pembakaran. Contohnya termasuk benzo[a]pirena, yang terdaftar dalam Proposisi 65 California karena risiko kankernya.
Kedua, logam berat seperti besi, aluminium, tembaga, dan timbal akibat keausan dan kontaminasi mesin.
Ketiga aditif, yakni zat-zat seperti seng dialkilditiofosfat (ZDTP), kalsium alkil fenat, dan magnesium sulfonat, yang dapat menjadi racun bagi hati dan sistem saraf.
Keempat, kontaminan yang terdiri dari air, jelaga, partikel karbon, dan residu bahan bakar yang tidak terbakar—juga berkontribusi terhadap toksisitas oli.
Oli motor bisa sangat berbahaya jika tertelan, terutama jika masuk ke paru-paru, menurut Badan Pengendalian Racun India. Jika seseorang mengalami kesulitan bernapas setelah menelannya, orang tersebut harus pergi ke rumah sakit.
Mengapa Oli Mesin Berbahaya?
Oli mesin bekas sejatinya mengandung empat campuran beberapa zat berbahaya. Pertama, hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH)—senyawa karsinogenik yang terbentuk selama proses pembakaran. Contohnya termasuk benzo[a]pirena, yang terdaftar dalam Proposisi 65 California karena risiko kankernya.
Kedua, logam berat seperti besi, aluminium, tembaga, dan timbal akibat keausan dan kontaminasi mesin.
Ketiga aditif, yakni zat-zat seperti seng dialkilditiofosfat (ZDTP), kalsium alkil fenat, dan magnesium sulfonat, yang dapat menjadi racun bagi hati dan sistem saraf.
Keempat, kontaminan yang terdiri dari air, jelaga, partikel karbon, dan residu bahan bakar yang tidak terbakar—juga berkontribusi terhadap toksisitas oli.
Risiko Kesehatan Akibat Paparan Oli Mesin
Oli motor bisa sangat berbahaya jika tertelan, terutama jika masuk ke paru-paru, menurut Badan Pengendalian Racun India. Jika seseorang mengalami kesulitan bernapas setelah menelannya, orang tersebut harus pergi ke rumah sakit.
Lihat Juga :