Mesir Kirim Ribuan Pasukan ke Gurun Sinai, Israel Ketakutan hingga Minta Bantuan AS

Senin, 22 September 2025 - 03:10 WIB
loading...
A A A
Kairo menegaskan kembali dukungannya terhadap pembentukan negara Palestina di sepanjang perbatasan 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Baca Juga: Negara-negara Arab Gelontorkan Rp33.294 Triliun ke AS, Berikut 4 Motifnya

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah meminta pemerintahan Trump untuk menekan Mesir agar mengurangi penumpukan pasukan di Semenanjung Sinai, menurut sebuah laporan yang dirilis pada hari Sabtu oleh media AS, Axios.

"Para pejabat Israel mengatakan peningkatan kekuatan militer Mesir di Sinai telah menjadi titik ketegangan signifikan lainnya antara kedua negara seiring berlanjutnya perang di Gaza," demikian menurut laporan tersebut.

Mengutip seorang pejabat AS dan dua pejabat Israel, Axios melaporkan bahwa Netanyahu menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, dalam pertemuan mereka hari Senin di Yerusalem, daftar aktivitas Mesir di Sinai yang ia klaim secara substansial melanggar perjanjian damai 1979 dengan Israel, di mana AS bertindak sebagai penjamin.

Perjanjian Camp David antara Mesir dan Israel ditandatangani di Washington pada tahun 1979 oleh Presiden Mesir saat itu, Anwar Sadat, dan Perdana Menteri Israel saat itu, Menachem Begin.

Semenanjung Sinai dibagi berdasarkan perjanjian tersebut menjadi zona-zona militer yang ditentukan dengan batasan yang bervariasi terkait pasukan dan persenjataan bagi Mesir dan Israel.

Dua pejabat Israel mengatakan bahwa Mesir telah memperluas infrastruktur militer, "beberapa di antaranya dapat digunakan untuk tujuan ofensif" di wilayah-wilayah yang hanya mengizinkan senjata ringan berdasarkan perjanjian tersebut, menurut laporan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
Untuk Lawan Rusia, AS...
Untuk Lawan Rusia, AS Kirim 90 Rudal Patriot dari Israel ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved