NATO Andalkan Jet Tempur Siluman F-35 saat Usir 3 Pesawat Rusia dari Estonia
Minggu, 21 September 2025 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Estonia adalah anggota NATO, sehingga pelanggaran wilayah udaranya sendiri merupakan masalah besar. Menanggapi serangan tersebut, Estonia menggunakan Pasal 4 NATO (konsultasi ketika anggota merasa terancam).
Berdasarkan Pasal 4 perjanjian NATO, setiap negara anggota dapat secara resmi menyampaikan suatu masalah kepada Dewan NATO, yang merupakan badan pengambil keputusan utama aliansi tersebut. Pertemuan semacam itu, jika diadakan, akan membahas langkah selanjutnya ketika integritas teritorial, kemerdekaan politik, atau keamanan negara anggota terancam.
Ini lebih serius daripada insiden "dekat wilayah udara" yang biasa terjadi, dan banyak negara—Uni Eropa, Inggris, Amerika Serikat—mengecamnya.
Tindakan semacam itu berpotensi meningkatkan ketegangan karena NATO baru-baru ini terlibat secara militer melawan pesawat nirawak Rusia di Polandia—tembakan pertama yang dilepaskan NATO dalam perang Rusia—Ukraina
Alasan serangan tersebut tidak diketahui, tetapi para analis yakin Rusia mungkin sedang menguji waktu respons dan persatuan NATO. Negara-negara NATO memanfaatkan insiden ini untuk menyerukan sanksi yang lebih berat dan pencegahan yang lebih kuat.
"Rusia telah melanggar wilayah udara Estonia empat kali tahun ini, yang sebenarnya tidak dapat diterima. Namun, penyerbuan ini, yang melibatkan tiga pesawat tempur yang memasuki wilayah udara kami, sungguh sangat kurang ajar," kata Menteri Luar Negeri Estonia Margus Tsahkna.
"Pengujian perbatasan [oleh] Rusia yang semakin ekstensif dan meningkatnya agresivitas harus ditanggapi dengan peningkatan tekanan politik dan ekonomi yang cepat," imbuh Tsahkna.
Berdasarkan Pasal 4 perjanjian NATO, setiap negara anggota dapat secara resmi menyampaikan suatu masalah kepada Dewan NATO, yang merupakan badan pengambil keputusan utama aliansi tersebut. Pertemuan semacam itu, jika diadakan, akan membahas langkah selanjutnya ketika integritas teritorial, kemerdekaan politik, atau keamanan negara anggota terancam.
Ini lebih serius daripada insiden "dekat wilayah udara" yang biasa terjadi, dan banyak negara—Uni Eropa, Inggris, Amerika Serikat—mengecamnya.
Tindakan semacam itu berpotensi meningkatkan ketegangan karena NATO baru-baru ini terlibat secara militer melawan pesawat nirawak Rusia di Polandia—tembakan pertama yang dilepaskan NATO dalam perang Rusia—Ukraina
Alasan serangan tersebut tidak diketahui, tetapi para analis yakin Rusia mungkin sedang menguji waktu respons dan persatuan NATO. Negara-negara NATO memanfaatkan insiden ini untuk menyerukan sanksi yang lebih berat dan pencegahan yang lebih kuat.
"Rusia telah melanggar wilayah udara Estonia empat kali tahun ini, yang sebenarnya tidak dapat diterima. Namun, penyerbuan ini, yang melibatkan tiga pesawat tempur yang memasuki wilayah udara kami, sungguh sangat kurang ajar," kata Menteri Luar Negeri Estonia Margus Tsahkna.
"Pengujian perbatasan [oleh] Rusia yang semakin ekstensif dan meningkatnya agresivitas harus ditanggapi dengan peningkatan tekanan politik dan ekonomi yang cepat," imbuh Tsahkna.
Lihat Juga :