Mengapa AS Ingin Merebut Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan?
Sabtu, 20 September 2025 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun Trump telah menegosiasikan penarikan pasukan selama masa jabatan pertamanya, ia menyalahkan jatuhnya Kabul pada mantan Presiden AS Joe Biden, menyebut kepergian tentara Amerika terakhir yang kacau sebagai "aib."
"Afghanistan dan AS perlu saling berinteraksi, dan dapat memiliki hubungan ekonomi dan politik yang didasarkan pada rasa saling menghormati, tanpa AS mempertahankan kehadiran militer di bagian mana pun di Afghanistan," ujarnya.
Setelah penarikan pasukan AS, lapangan terbang yang awalnya dibangun Soviet tersebut berada di bawah kendali Kementerian Pertahanan Afghanistan yang dipimpin Taliban. Trump telah berulang kali menuduh China menggunakan pangkalan tersebut, tetapi klaim ini telah dibantah oleh Kabul dan tidak memiliki bukti yang kredibel.
3. Mencegah China Menggunakan Pangkalan Militer di Afghan
Zakir Jalaly, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Afghanistan, menulis di X pada hari Kamis bahwa rakyat Afghanistan akan menolak kembalinya pasukan Amerika."Afghanistan dan AS perlu saling berinteraksi, dan dapat memiliki hubungan ekonomi dan politik yang didasarkan pada rasa saling menghormati, tanpa AS mempertahankan kehadiran militer di bagian mana pun di Afghanistan," ujarnya.
Setelah penarikan pasukan AS, lapangan terbang yang awalnya dibangun Soviet tersebut berada di bawah kendali Kementerian Pertahanan Afghanistan yang dipimpin Taliban. Trump telah berulang kali menuduh China menggunakan pangkalan tersebut, tetapi klaim ini telah dibantah oleh Kabul dan tidak memiliki bukti yang kredibel.
(ahm)
Lihat Juga :