Senat AS Luncurkan Inisiatif Bersejarah untuk Akui Negara Palestina

Jum'at, 19 September 2025 - 20:09 WIB
loading...
Senat AS Luncurkan Inisiatif...
Senator Jeff Merkley. Foto/Shirley Li/Medill/Flickr
A A A
WASHINGTON - Untuk pertama kalinya di Senat Amerika Serikat (AS), para senator dari Partai Demokrat mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang mendesak Presiden Donald Trump untuk mengakui negara Palestina yang didemiliterisasi.

RUU tersebut, yang dipimpin Senator Jeff Merkley dari Oregon, bersifat tidak mengikat dan kemungkinan besar tidak akan disahkan karena kendali Partai Republik dan meningkatnya penolakan terhadap solusi dua negara.

Lima senator yang menandatangani RUU tersebut mengatakan langkah tersebut bertujuan mengirim pesan menjelang Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dan meningkatkan tekanan pada pemerintah AS agar membantu Gaza.

Sebelumnya pada Agustus, Gubernur Illinois J.B. Pritzker mendukung upaya Senat untuk memblokir penjualan senjata AS ke Israel, dengan mengatakan hal itu mengirimkan "pesan yang tepat" kepada Perdana Menteri negara itu, Benjamin Netanyahu, untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza dan laporan kelaparan.

"Ini adalah pesan yang tepat, yaitu Israel perlu memastikan bantuan pangan yang seharusnya diberikan kepada warga Palestina yang tidak bersalah tiba di sana," ujar Pritzker, saat tampil di stasiun televisi NBC News.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved