Israel Kalap, Hancurkan 25 Menara Hunian dan Ancam Ubah Gaza Jadi Puing-puing
Kamis, 18 September 2025 - 15:37 WIB
loading...
A
A
A
"Saya sendiri yakin bahwa tindakan yang diperlukan saat ini adalah mengucilkan mereka yang melakukan genosida, dan mereka yang mendukung genosida dengan persenjataan," katanya, seperti dikutip dari The Independent.
"Kita harus melihat pengucilan mereka dari PBB, dan kita seharusnya tidak ragu lagi untuk mengakhiri perdagangan dengan orang-orang yang melakukan hal ini terhadap sesama manusia kita," paparnya.
Presiden Irlandia ini juga meluapkan kekesalannya secara pribadi kepada Presiden Israel Isaac Herzog karena sudah membohonginya tentang nasib bantuan kemanusiaan Irlandia yang ditujukan untuk warga Palestina di Gaza.
Menurut laporan Irish Times, Higgins mengungkapkan dalam pidatonya bahwa dia—saat bertemu dalam pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan pada 18 Mei—telah bertanya langsung kepada Herzog tentang nasib dua kiriman makanan Irlandia yang tertahan di perbatasan Gaza.
Herzog telah meyakinkannya bahwa kiriman bantuan tersebut akan sampai ke Palestina pada hari yang sama, tetapi Higgins kemudian mengetahui melalui Kedutaan Irlandia bahwa bantuan tersebut tertahan di Amman, Yordania, dan tidak diizinkan masuk oleh Israel.
Lebih lanjut, Higgins mengkritik keras Uni Eropa dengan menuduh beberapa negara anggota blok tersebut tetap diam menghadapi kelaparan buatan manusia di Gaza, dan menambahkan bahwa Uni Eropa tidak dapat menyebut dirinya sebagai serikat jika gagal bertindak melawan Israel.
"Kita harus melihat pengucilan mereka dari PBB, dan kita seharusnya tidak ragu lagi untuk mengakhiri perdagangan dengan orang-orang yang melakukan hal ini terhadap sesama manusia kita," paparnya.
Presiden Irlandia ini juga meluapkan kekesalannya secara pribadi kepada Presiden Israel Isaac Herzog karena sudah membohonginya tentang nasib bantuan kemanusiaan Irlandia yang ditujukan untuk warga Palestina di Gaza.
Menurut laporan Irish Times, Higgins mengungkapkan dalam pidatonya bahwa dia—saat bertemu dalam pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan pada 18 Mei—telah bertanya langsung kepada Herzog tentang nasib dua kiriman makanan Irlandia yang tertahan di perbatasan Gaza.
Herzog telah meyakinkannya bahwa kiriman bantuan tersebut akan sampai ke Palestina pada hari yang sama, tetapi Higgins kemudian mengetahui melalui Kedutaan Irlandia bahwa bantuan tersebut tertahan di Amman, Yordania, dan tidak diizinkan masuk oleh Israel.
Lebih lanjut, Higgins mengkritik keras Uni Eropa dengan menuduh beberapa negara anggota blok tersebut tetap diam menghadapi kelaparan buatan manusia di Gaza, dan menambahkan bahwa Uni Eropa tidak dapat menyebut dirinya sebagai serikat jika gagal bertindak melawan Israel.
(mas)
Lihat Juga :