Dramatis! Pria Ini Tembak Mati 3 Polisi yang Hendak Menangkapnya
Kamis, 18 September 2025 - 13:08 WIB
loading...
Seorang pria di AS menembak mati tiga petugas polisi yang hendak menangkapnya. Foto/Screenshot/6abc
A
A
A
WASHINGTON - Seorang pria di Amerika Serikat (AS) telah menembak mati tiga polisi yang menjalankan surat perintah penangkapan untuknya di York County, Pennsylvania, pada Rabu waktu setempat. Insiden ini berlangsung dramatis, di mana tersangka akhirnya tewas ditembak petugas polisi lainnya.
Selain menewaskan tiga petugas polisi, aksi perlawanan tersangka juga menyebabkan dua petugas lainnya terluka.
"Para petugas bermaksud menangkap penembak setelah tuduhan penguntitan dan pelanggaran pidana diajukan pada hari Rabu di York County," kata seorang sumber penegak hukum, yang dikutip CNN, Kamis (18/9/2025).
Baca Juga: Aktivis Charlie Kirk Ditembak Mati di Depan Publik AS, Dikenal sebagai Pendukung Israel
"Kami berduka atas hilangnya nyawa tiga jiwa berharga yang mengabdi di wilayah ini, mengabdi pada negara bagian ini, mengabdi pada negara ini," kata Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro.
"Kekerasan semacam ini tidak dapat diterima, kita perlu berbuat lebih baik sebagai masyarakat," lanjut dia.
Penembakan terjadi di wilayah North Codorus Township, sekitar 185 km di sebelah barat Philadelphia, tidak jauh dari perbatasan Maryland.
"Kesedihan ini akan tak tertahankan, tetapi kami akan menanggungnya," kata Komisaris Polisi Negara Bagian Pennsylvania, Christopher Paris, dalam konferensi pers.
"Kami tidak akan berhenti sampai kami melakukan penyelidikan yang menyeluruh, adil, dan kompeten atas masalah ini," ujarnya.
York Hospital mengatakan sedang merawat dua petugas polisi dengan luka serius dan telah meningkatkan protokol keamanan.
Pihak berwenang tidak mengidentifikasi tersangka penembakan, para petugas polisi yang ditembak, atau departemen kepolisian tempat mereka bertugas. Menurut Paris, polisi tidak dapat membagikan banyak detail karena penyelidikan masih berlangsung.
Jaksa Agung Pamela Bondi menyebut kekerasan terhadap polisi sebagai "ancaman bagi masyarakat kita". Dia mengatakan agen federal berada di lokasi kejadian untuk mendukung petugas setempat.
"Mohon kirimkan doa untuk para petugas dan mereka yang terlibat dalam penembakan di York County," ujar Wakil Gubernur Pennsylvania Austin Davis dalam sebuah unggahan media sosial.
Sebuah distrik sekolah setempat mengeluarkan perintah untuk tetap di rumah, meskipun menyatakan bahwa sekolah dan siswa tidak terkait dalam penembakan tersebut. Perintah tersebut dicabut pada sore harinya.
Distrik tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Pihak berwenang menyarankan kami untuk menahan siswa dan staf di gedung kami sebagai tindakan pencegahan sementara beberapa jalan di wilayah tersebut ditutup."
Selain menewaskan tiga petugas polisi, aksi perlawanan tersangka juga menyebabkan dua petugas lainnya terluka.
"Para petugas bermaksud menangkap penembak setelah tuduhan penguntitan dan pelanggaran pidana diajukan pada hari Rabu di York County," kata seorang sumber penegak hukum, yang dikutip CNN, Kamis (18/9/2025).
Baca Juga: Aktivis Charlie Kirk Ditembak Mati di Depan Publik AS, Dikenal sebagai Pendukung Israel
"Kami berduka atas hilangnya nyawa tiga jiwa berharga yang mengabdi di wilayah ini, mengabdi pada negara bagian ini, mengabdi pada negara ini," kata Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro.
"Kekerasan semacam ini tidak dapat diterima, kita perlu berbuat lebih baik sebagai masyarakat," lanjut dia.
Penembakan terjadi di wilayah North Codorus Township, sekitar 185 km di sebelah barat Philadelphia, tidak jauh dari perbatasan Maryland.
"Kesedihan ini akan tak tertahankan, tetapi kami akan menanggungnya," kata Komisaris Polisi Negara Bagian Pennsylvania, Christopher Paris, dalam konferensi pers.
"Kami tidak akan berhenti sampai kami melakukan penyelidikan yang menyeluruh, adil, dan kompeten atas masalah ini," ujarnya.
York Hospital mengatakan sedang merawat dua petugas polisi dengan luka serius dan telah meningkatkan protokol keamanan.
Pihak berwenang tidak mengidentifikasi tersangka penembakan, para petugas polisi yang ditembak, atau departemen kepolisian tempat mereka bertugas. Menurut Paris, polisi tidak dapat membagikan banyak detail karena penyelidikan masih berlangsung.
Jaksa Agung Pamela Bondi menyebut kekerasan terhadap polisi sebagai "ancaman bagi masyarakat kita". Dia mengatakan agen federal berada di lokasi kejadian untuk mendukung petugas setempat.
"Mohon kirimkan doa untuk para petugas dan mereka yang terlibat dalam penembakan di York County," ujar Wakil Gubernur Pennsylvania Austin Davis dalam sebuah unggahan media sosial.
Sebuah distrik sekolah setempat mengeluarkan perintah untuk tetap di rumah, meskipun menyatakan bahwa sekolah dan siswa tidak terkait dalam penembakan tersebut. Perintah tersebut dicabut pada sore harinya.
Distrik tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Pihak berwenang menyarankan kami untuk menahan siswa dan staf di gedung kami sebagai tindakan pencegahan sementara beberapa jalan di wilayah tersebut ditutup."
(mas)
Lihat Juga :