Pasukan Bot Banjiri Media Sosial dengan Propaganda Pro-Israel

Kamis, 18 September 2025 - 00:05 WIB
loading...
Pasukan Bot Banjiri...
Pasukan bot banjiri media sosial dengan propaganda pro-Israel. Foto/Press TV
A A A
WASHINGTON - Sebuah firma "humas" Amerika yang berafiliasi erat dengan Partai Demokrat sedang mendapatkan kontrak dengan rezim Israel untuk membanjiri platform media sosial dengan propaganda pro-Tel Aviv, menggunakan "pasukan bot". Kontrak kedua belah pihak, yang kini memasuki bulan kelima masa berlakunya, bernilai USD600.000.

Itu dilaporkan Sludge, sebuah media jurnalisme investigasi, mengutip pengajuan Undang-Undang Pendaftaran Agen Asing.

Laporan tersebut mengidentifikasi perusahaan tersebut sebagai SKDKnickerbocker LLC yang berbasis di Washington yang melakukan subkontrak melalui "firma humas" Prancis, Havas, di bawah induknya, Stagwell Global, sebuah perusahaan serupa yang berbasis di AS.

"Program berbasis bot" ini menargetkan platform media sosial terpopuler, termasuk Instagram, TikTok, LinkedIn, dan YouTube.

Program ini bertugas "membanjiri zona" dengan konten yang mempromosikan pesan pro-rezim Kementerian Luar Negeri Israel.

"Alat otomatis akan meningkatkan visibilitas unggahan yang ditargetkan, sementara SKDK juga melatih 'juru bicara masyarakat sipil' Israel, menguji influencer media sosial, dan mengatur penjangkauan kepada 'jurnalis' di media seperti BBC, CNN, Fox, dan Associated Press," tambah laporan tersebut, dilansir Press TV.

Kampanye ini, tulis Sludge, "mencerminkan taktik pengaruh yang sebelumnya didokumentasikan dalam kampanye pro-Israel."

Baca Juga: 6 Negara yang Diserang Israel sebagai Upaya Mewujudkan Greater Israel

Awal bulan ini, sebuah laporan mengungkapkan serangan intelijen Israel yang subversif yang bertujuan merekrut warga Iran, yang menggunakan seorang komedian Amerika sebagai kedoknya dan putra mantan raja Iran yang didukung AS yang diasingkan sebagai pion utamanya.

Grayzone, sebuah situs web berita independen, memuat laporan tersebut pada 8 September, yang menyatakan bahwa kampanye tersebut bertujuan untuk memancing para ilmuwan nuklir dan pejabat keamanan Iran, di antara rekan-rekan senegara mereka, dengan membujuk mereka untuk melawan lembaga Islam di negara mereka sendiri.

Penawaran tersebut terutama menggunakan iklan yang dipasang oleh komedian dan influencer asal Atlanta, Desi Banks, yang memiliki lebih dari sembilan juta pengikut di Instagram.

Sludge juga mengutip investigasi Al Jazeera pada Mei 2024 yang menunjukkan bagaimana "superbot" bertenaga AI menargetkan akun-akun pro-Palestina, membalas dengan cepat pesan-pesan pro-Israel, dan menggunakan model bahasa besar agar tampak seperti manusia.

Sementara itu, media tersebut menyelidiki akar SKDK dan tokoh-tokoh pro-Israel terkait.

SKDK terdaftar awal tahun ini sebagai "agen asing" untuk rezim Israel, menjadikan Tel Aviv satu-satunya klien rezim asingnya. Perusahaan ini berupaya menjangkau platform-platform seperti NPR, MSNBC, Fox News, dan X untuk mempromosikan narasi Israel.

Selain itu, menurut laporan tersebut, Stagwell didirikan oleh Mark Penn, sekutu lama partai Likud yang berkuasa di rezim Israel. Perusahaan ini juga mengoperasikan "Targeted Victory", sebuah afiliasi yang berpihak pada Partai Republik yang sedang menggarap upaya serupa untuk Havas.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved