Menlu Turki: Israel Berusaha Ekspansi Menjadi Israel Raya

Selasa, 16 September 2025 - 16:48 WIB
loading...
Menlu Turki: Israel...
Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan bertemu menlu Qatar, Mesir, Irak dan Pakistan di sela-sela pertemuan diplomat Arab-Islam tingkat tinggi di Doha, Qatar. Foto/anadolu
A A A
DOHA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan memperingatkan Israel berupaya menciptakan "Israel Raya" yang meluas melampaui wilayah Palestina hingga ke wilayah negara-negara tetangga, termasuk Suriah, Lebanon, Mesir, Yordania, dan Turki. Peringatan itu muncul di tengah operasi militer Israel untuk mencaplok Kota Gaza.

"Ada dua alasan di balik ekspansionisme Israel. Pertama, untuk memperluas wilayahnya dan mendirikan Israel Raya," ungkap Fidan dalam wawancara dengan Al Jazeera pada hari Minggu.

Dia menjelaskan, "Kedua, untuk menjaga negara-negara di kawasan tetap lemah, tidak efektif, dan terutama memecah belah negara-negara tetangga Israel."

Fidan menyampaikan pernyataan tersebut di Qatar saat menghadiri pertemuan puncak darurat gabungan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab, yang diselenggarakan sebagai tanggapan atas serangan Israel di Doha yang menargetkan Hamas pekan lalu.

“Masalahnya bukan lagi hanya konflik Palestina-Israel di kawasan kita. Ini bukan hanya tentang pendudukan Israel atas Palestina atau kelanjutan genosida di Gaza. Ini juga tentang upaya Israel untuk melakukan ekspansionisme regional,” papar dia.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dijadwalkan menghadiri KTT di Doha pada hari Senin.

Turki menganggap Qatar sebagai mitra dan sekutu strategis, dan serangan di Doha telah meningkatkan kekhawatiran Turki sekaligus memperkuat pandangannya bahwa Israel mengabaikan norma-norma hukum internasional yang telah ditetapkan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu muncul bulan lalu untuk mendukung visi Israel Raya.

Dalam wawancara dengan i24 News, pembawa acara Sharon Gal memberikan Netanyahu amulet yang menggambarkan apa yang digambarkan Gal sebagai “peta Tanah Perjanjian”.

Ketika ditanya apakah ia merasa terhubung dengan visi Israel Raya, Netanyahu menjawab, “Sangat.”

Meskipun amulet tersebut tidak muncul di layar, frasa "Israel Raya" secara luas dipahami sebagai konsep ekspansionis yang telah lama digaungkan kaum ultra-nasionalis Israel untuk mengklaim sebagian wilayah Yordania, Mesir, Lebanon, dan Suriah, selain Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki.

Netanyahu juga menggambarkan dirinya dalam wawancara tersebut sebagai sosok yang sedang menjalankan "misi bersejarah dan spiritual".

Ide ini juga telah digaungkan secara terbuka oleh para pejabat Israel lainnya. Tahun lalu, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich tercatat menganjurkan perluasan perbatasan Israel hingga mencakup Damaskus.

Ia menyatakan Israel pada akhirnya akan memperluas wilayahnya hingga mencakup tidak hanya seluruh wilayah Palestina tetapi juga sebagian wilayah Yordania, Lebanon, Mesir, Suriah, Irak, dan Arab Saudi.

"Sudah tertulis bahwa masa depan Yerusalem akan meluas hingga ke Damaskus," klaim Smotrich.

Baca juga: Komisi PBB Tegaskan Tindakan Israel di Gaza sebagai Genosida
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Berita Terkini
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved