Rusia Tembakkan Rudal Hipersonik Canggih di Depan Pintu NATO, Targetnya Hancur
Senin, 15 September 2025 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Rusia secara rutin mengadakan latihan perang, tetapi Zapad 2025 dimulai tepat setelah hampir 20 pesawat nirawak Rusia melintasi wilayah Polandia, anggota NATO. Manuver Moskow ini disebut oleh Menteri Luar Negeri Polandia, Radosław Sikorski, sebagai "ujian" bagi aliansi Barat tersebut, sebagaimana dikutip Newsweek, Senin (15/9/2025).
Rudal Zircon, yang terkadang disebut sebagai Tsirkon atau SS-N-33, telah disebut oleh Rusia sebagai misil yang mampu menempuh jarak hingga 1.000 kilometer dan mencapai kecepatan Mach 9 atau sembilan kali kecepatan suara.
Rudal ini bernilai strategis terutama karena kecepatannya, menurut organisasi nirlaba Amerika Serikat, Missile Defense Advocacy Alliance.
Para analis Ukraina mengatakan pada Februari 2024 bahwa mereka memiliki bukti Rusia telah menggunakan rudal tersebut dalam pertempuran untuk pertama kalinya.
Rusia juga telah menggunakan rudal hipersonik lainnya; Kinzhal di Ukraina. Rudal ini dapat diluncurkan dari pesawat pengebom jarak jauh Tu-22M3, yang juga telah melakukan serangan terhadap target "musuh tiruan" selama hari-hari pertama latihan Zapad.
Rudal Zircon, yang terkadang disebut sebagai Tsirkon atau SS-N-33, telah disebut oleh Rusia sebagai misil yang mampu menempuh jarak hingga 1.000 kilometer dan mencapai kecepatan Mach 9 atau sembilan kali kecepatan suara.
Rudal ini bernilai strategis terutama karena kecepatannya, menurut organisasi nirlaba Amerika Serikat, Missile Defense Advocacy Alliance.
Para analis Ukraina mengatakan pada Februari 2024 bahwa mereka memiliki bukti Rusia telah menggunakan rudal tersebut dalam pertempuran untuk pertama kalinya.
Rusia juga telah menggunakan rudal hipersonik lainnya; Kinzhal di Ukraina. Rudal ini dapat diluncurkan dari pesawat pengebom jarak jauh Tu-22M3, yang juga telah melakukan serangan terhadap target "musuh tiruan" selama hari-hari pertama latihan Zapad.
Lihat Juga :