Parlemen Nepal Dibubarkan, Pemilu akan Digelar Maret 2026

Sabtu, 13 September 2025 - 10:49 WIB
loading...
Parlemen Nepal Dibubarkan,...
Kondisi gedung parlemen Nepal setelah dibakar pengunjuk rasa. Foto/ndtv
A A A
KATHMANDU - Presiden Nepal Ramchandra Paudel pada hari Jumat (12/9/2025) membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atas rekomendasi Perdana Menteri yang baru dilantik, Sushila Karki.

DPR dibubarkan efektif mulai pukul 23.00 pada tanggal 12 September 2025, menurut pemberitahuan yang dikeluarkan Kantor Presiden.

Presiden juga telah menetapkan 21 Maret 2026 sebagai tanggal penyelenggaraan pemilihan umum Parlemen baru, demikian pemberitahuan tersebut.



Mantan Ketua Mahkamah Agung Karki pada Jumat malam menjadi perdana menteri perempuan pertama Nepal yang memimpin pemerintahan sementara, mengakhiri hari-hari ketidakpastian politik setelah pemerintahan K.P. Sharma Oli terpaksa mengundurkan diri akibat agitasi nasional yang dipicu larangan media sosial.

Presiden Paudel mengambil sumpah jabatan Karki, 73 tahun, Jumat malam, tiga hari setelah Oli mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri menyusul kerusuhan terburuk yang dialami negara Himalaya tersebut dalam beberapa dekade.

Karki mengambil sumpah jabatan dan kerahasiaan dari Presiden sesuai dengan Pasal 80 Konstitusi Nepal.

"Selamat yang sebesar-besarnya, Anda akan berhasil menyelamatkan negara," ujar Presiden memberikan ucapan selamat segera setelah upacara pelantikan.

Upacara pelantikan perdana menteri baru dihadiri kepala hakim agung Nepal, pejabat senior pemerintah, kepala keamanan, dan anggota komunitas diplomatik.

Mantan Perdana Menteri Baburam Bhattarai adalah satu-satunya mantan Perdana Menteri yang hadir dalam upacara pelantikan.

Segera setelah berita pengangkatan Karki tersebar, para pemuda dari kelompok Gen Z merayakan kemenangan di luar kantor presiden di Sheetalniwas, Maharajgunj, Kathmandu.

Media sosial dipenuhi dengan unggahan seperti "selamat kepada perdana menteri perempuan pertama," "Semoga sukses, selamatkan, dan bangun negara." "Terima kasih kepada Gen Z, yang telah mewujudkan ini." "Ya, inilah rumahku, kampusku, kini negaraku juga akan berjalan dengan cinta, pengorbanan, dan kasih sayang seorang ibu," tulis seorang gadis dalam status Facebook-nya, mengungkapkan kebahagiaannya atas penunjukan Perdana Menteri perempuan pertama.

Karki terpilih untuk memimpin pemerintahan sementara setelah pertemuan antara Presiden Paudel, petinggi militer Nepal, dan para demonstran muda, yang mempelopori protes anti-pemerintah.

Paudel juga berkonsultasi secara terpisah dengan para pemimpin semua partai politik besar, pakar hukum, dan tokoh masyarakat sipil sebelum memutuskan untuk menunjuk Karki sebagai perdana menteri sementara.

Baca juga: Sushila Karki Dilantik Sebagai PM Nepal Sementara, Protes Gen Z Tewaskan 51 Orang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
RSP Menang Pemilu, Pengaruh...
RSP Menang Pemilu, Pengaruh China di Nepal Berpotensi Menurun
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Bendera Paling Unik, Nomor 4 Bergambar Naga
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!
Rekomendasi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved