Israel Serang 6 Negara Arab dalam 72 Jam, Ini Daftarnya
Kamis, 11 September 2025 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
Family Boat merupakan bagian dari koalisi lebih dari 50 kapal dengan delegasi dari setidaknya 44 negara yang berupaya menentang blokade Israel terhadap Gaza. Kapal tersebut berangkat pada 31 Agustus 2025, sebelum bergabung dengan kapal-kapal lain di pelabuhan Sidi Bou Said.
Serangan kedua terjadi pada Selasa malam, ketika kapal armada lainnya, Alma, yang berlayar di bawah bendera Inggris, juga menjadi sasaran pesawat nirawak yang diduga milik Israel di perairan Tunisia. GSF mengatakan serangan itu menyebabkan kerusakan akibat kebakaran di dek atas kapal, meskipun api berhasil dikendalikan dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Sejak 2010, beberapa armada kapal telah berupaya menembus blokade Gaza, dan sebagian besar dicegat atau diserang oleh Israel di perairan internasional.
Ledakan terdengar di seluruh Doha dengan asap tebal mengepul di atas cakrawala. Militer Israel kemudian mengonfirmasi bahwa mereka telah menyerang sebuah kompleks di wilayah West Bay Lagoon, sebuah distrik yang merupakan lokasi kedutaan besar asing, sekolah, tempat penitipan anak, supermarket, dan kompleks perumahan yang menampung warga asli Qatar dan warga asing.
Kepemimpinan Hamas telah dijamu oleh Qatar atas permintaan Amerika Serikat, yang juga memiliki pusat komando regional, CENTCOM, yang terletak hanya 35 km (22 mil) dari lokasi serangan.
Serangan itu menghantam bandara Sanaa, menandai serangan kedua di lokasi tersebut dalam sebulan.
Israel sebelumnya menyerang bandara Sanaa pada 6 Mei, menghancurkan gedung terminalnya dan merusak landasan pacu.
Pada 28 Agustus 2025, serangan udara Israel menargetkan pertemuan pemerintah Houthi di ibu kota, menewaskan Perdana Menteri Houthi Ahmed al-Rahawi dan beberapa pejabat senior lainnya.
Serangan kedua terjadi pada Selasa malam, ketika kapal armada lainnya, Alma, yang berlayar di bawah bendera Inggris, juga menjadi sasaran pesawat nirawak yang diduga milik Israel di perairan Tunisia. GSF mengatakan serangan itu menyebabkan kerusakan akibat kebakaran di dek atas kapal, meskipun api berhasil dikendalikan dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Sejak 2010, beberapa armada kapal telah berupaya menembus blokade Gaza, dan sebagian besar dicegat atau diserang oleh Israel di perairan internasional.
5. Qatar
Serangan terhadap Qatar, yang berjarak hampir 2.000 km (1.243 mil) dari Israel, menandai pertama kalinya Israel menyerang negara Teluk kecil tersebut, yang telah menjadi tuan rumah beberapa putaran negosiasi antara Hamas, Israel, dan Amerika Serikat.Ledakan terdengar di seluruh Doha dengan asap tebal mengepul di atas cakrawala. Militer Israel kemudian mengonfirmasi bahwa mereka telah menyerang sebuah kompleks di wilayah West Bay Lagoon, sebuah distrik yang merupakan lokasi kedutaan besar asing, sekolah, tempat penitipan anak, supermarket, dan kompleks perumahan yang menampung warga asli Qatar dan warga asing.
Kepemimpinan Hamas telah dijamu oleh Qatar atas permintaan Amerika Serikat, yang juga memiliki pusat komando regional, CENTCOM, yang terletak hanya 35 km (22 mil) dari lokasi serangan.
6. Yaman
Mengutip laporan Al Jazeera, Kamis (11/9/2025), Israel melancarkan serangan udara di ibu kota Yaman, Sanaa, pada hari Rabu, yang menargetkan posisi kelompok Houthi.Serangan itu menghantam bandara Sanaa, menandai serangan kedua di lokasi tersebut dalam sebulan.
Israel sebelumnya menyerang bandara Sanaa pada 6 Mei, menghancurkan gedung terminalnya dan merusak landasan pacu.
Pada 28 Agustus 2025, serangan udara Israel menargetkan pertemuan pemerintah Houthi di ibu kota, menewaskan Perdana Menteri Houthi Ahmed al-Rahawi dan beberapa pejabat senior lainnya.
(mas)
Lihat Juga :